Menteri UMKM Dorong Perluasan Pasar Produk Lokal
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mendorong Asosiasi Pengusaha Pengelasan Indonesia (APPI) menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas pasar produk dalam negeri. Pernyataan itu disampaikan saat Deklarasi Nasional APPI di Cikarang, Jawa Barat, Sabtu, 8 Agustus 2026. Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat industri nasional.
Dorongan ke akses pasar, bukan sekadar pembiayaan
Maman menilai penguatan UMKM tidak cukup hanya melalui fasilitas pembiayaan dan peningkatan kapasitas produksi. Menurutnya, kunci keberlanjutan usaha adalah kemampuan menjangkau pasar yang luas. Oleh karena itu, produksi yang meningkat harus diimbangi dengan akses pasar yang memadai.
“Selama ini kita bicara UMKM seolah-olah masalahnya hanya modal. Padahal setelah modal diberikan dan kapasitas produksinya ditingkatkan,”
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah masih membutuhkan impor untuk kebutuhan yang belum dapat diproduksi di dalam negeri. Namun, ketergantungan terhadap impor harus dikurangi saat industri nasional sudah mampu memenuhi kebutuhan tersebut.
Peran APPI sebagai jembatan kebijakan dan pasar
Maman menyatakan asosiasi seperti APPI penting untuk menjembatani dunia usaha dengan kebijakan pemerintah. Asosiasi diharapkan membantu memperbaiki kualitas, standarisasi, dan membuka jaringan distribusi produk lokal.
“Keberadaan asosiasi seperti APPI penting untuk menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan kebijakan pemerintah. Asosiasi juga dapat berperan dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas pengusaha, standardisasi produk, serta membuka akses pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum APPI Budi Hadi Winata menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah yang dinilai dapat menggerakkan ekonomi lokal.
Respons APPI dan langkah kolaborasi
Budi menyebut program pemerintah membuka peluang usaha baru di tingkat daerah. Dia mendorong pengusaha memperkuat kualitas, kapasitas, dan daya saing untuk menangkap peluang tersebut.
“Kami mendukung program pemerintah, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Sekolah Rakyat. Program ini dapat menggerakkan perputaran ekonomi dan membuka peluang usaha bagi pengusaha lokal,”
“APPI siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam memperluas akses pasar, meningkatkan kapasitas pengusaha pengelasan. Serta mendorong penggunaan produk dalam negeri, khususnya untuk barang yang telah mampu diproduksi industri nasional,” ujarnya.
APPI menawarkan peran praktis, antara lain:
- Menjembatani kebutuhan industri dengan kebijakan pemerintah.
- Meningkatkan kapasitas dan standar produk pengelasan.
- Membuka dan memperluas akses pasar bagi produk lokal.
Implikasi ekonomi dan langkah ke depan
Peningkatan penggunaan produk dalam negeri dipandang memberi efek berganda. Permintaan yang meningkat akan mendorong produksi, memperluas usaha, dan menciptakan lapangan kerja. Pemerintah dan asosiasi diharapkan terus berkolaborasi agar kebijakan lebih sesuai kebutuhan industri dan mendukung pemulihan ekonomi daerah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...