PPI Dunia Serahkan Al-Qur'an Braille untuk Tunanetra Lombok Barat
Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia menyalurkan bantuan Al-Qur'an Braille kepada Forum Disabilitas Desa Taman Ayu, Kabupaten Lombok Barat, pada 27 Juli 2026. Penyerahan berlangsung di Kantor Desa Taman Ayu sebagai bagian dari rangkaian Focus Group Discussion "Aksara Tanpa Suara #2", bertujuan mendorong akses pendidikan agama yang inklusif bagi penyandang disabilitas, khususnya penyandang tunanetra.
Penyerahan dan rangkaian kegiatan
Serah terima bantuan dilakukan oleh tim PPI Dunia dalam kegiatan yang juga menghadirkan diskusi dan pertemuan lintas pihak. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kolaboratif PPI Dunia X Jejak Sewagati Dwipantara #10, melalui Bidang Pelayanan Sosial dan Masyarakat Inklusif, Direktorat Pergerakan dan Pengabdian Masyarakat Kabinet Suara Pelajar.
Siapa yang hadir
Acara diikuti oleh perwakilan komunitas dan pemerintahan lokal, serta relawan. Kehadiran mereka memperkuat tujuan aksesibilitas layanan dan pendidikan.
- Kader Asuh Disabilitas
- Forum Disabilitas Desa Taman Ayu
- Peserta Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) UIN Mataram
- Perwakilan Pemerintah Desa Taman Ayu
- Relawan Jejak Sewagati Dwipantara #10 dan anggota PPI Dunia
Tujuan program dan kolaborasi
Program ini dilaksanakan untuk membuka akses bacaan Al-Qur'an bagi penyandang tunanetra dan memperkuat literasi religius yang setara. Menurut panitia, donasi menjadi langkah awal PPI Dunia dalam menargetkan bantuan khusus bagi kelompok disabilitas, yang selama ini kurang tersentuh.
Kutipan dari penyelenggara
"Hari ini menjadi catatan sejarah yang sangat bermakna bagi keluarga besar PPI Dunia. Untuk pertama kalinya, melalui Bidang Pelayanan Sosial dan Masyarakat Inklusif, kami mendedikasikan bantuan khusus bagi penyandang disabilitas—sebuah langkah awal yang menyentuh saudara-saudara kita para tunanetra di Desa Taman Ayu," ujar Andika Ibrahim Nasution, Koordinator PPI Dunia.
"Bagi kami, dunia pendidikan dan nilai-nilai spiritual tidak boleh dibatasi oleh fisik maupun ruang. Al-Qur'an Braille yang kami hadirkan bukan sekadar lembaran aksara tanpa suara, melainkan jembatan cahaya dan cinta kasih dari mahasiswa diaspora Indonesia di seluruh penjuru dunia agar setiap insan memiliki hak yang setara untuk membaca, meresapi, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta," tambah Andika.
Respon komunitas dan implikasi
Forum Disabilitas Desa Taman Ayu menyambut positif inisiatif ini. Mereka menilai bantuan menunjukkan pengakuan bahwa penyandang disabilitas adalah subjek pembangunan yang berhak mendapatkan kesempatan dan ruang yang setara untuk berkembang.
PPI Dunia berharap donasi ini meningkatkan semangat literasi Al-Qur'an di kalangan penyandang tunanetra, khususnya di Lombok Barat. Lebih jauh, bantuan tersebut diharapkan memicu gerakan inklusi sosial yang lebih luas di tingkat desa dan kabupaten.
Dengan langkah awal ini, para penyelenggara menegaskan komitmen untuk melanjutkan program serupa dan menjajaki upaya pemberdayaan lain yang relevan bagi kelompok disabilitas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenkum Fasilitasi Mediasi Sengketa Merek ASICS
Kemenkum memfasilitasi mediasi ASICS vs Toko Istana Sepatu pada 3 Okt 2026 di Jakarta untuk menyelesaikan du...
Komdigi: Perlindungan Sisa Kuota Tak Boleh Dikenai Biaya
Kemkomdigi menegaskan sisa kuota pelanggan tidak boleh dikenai biaya, merujuk putusan MK; pemerintah akan ev...
PBNU Terbitkan Pedoman Hari Santri 2026, Solidaritas untuk Palestina
PBNU keluarkan pedoman Hari Santri 2026 berfokus pada tradisi, layanan masyarakat, dan solidaritas kemanusia...
Terapi Seni Bantu Pulihkan Trauma Anak, Ini Cara dan Perannya
Seni atau art terapi dinilai efektif bantu pulihkan trauma anak melalui ekspresi kreatif, lingkungan aman, d...
Mendag: Pangan Bukan Instrumen Tekanan Geopolitik
Mendag Budi Santoso menegaskan pangan tak boleh jadi alat tekanan geopolitik dan mendorong solusi WTO untuk...
MenPPPA Pastikan Pendampingan Terbuka bagi Korban Perundungan
MenPPPA Arifah Fauzi memastikan layanan pendampingan tetap tersedia bagi anak korban perundungan; Kemenkes b...