Dewa United Dibayangi Rekor Buruk Jelang Game 3 vs Pelita Jaya
Dewa United Banten akan menjamu Pelita Jaya Jakarta pada Game 3 semifinal IBL GoPay 2026. Pertandingan berlangsung di Dewa United Arena, Banten, Kamis, 11 Juni 2026 malam WIB. Kedua tim sama-sama unggul satu kemenangan, sehingga hasil laga ini menjadi penentu momentum menuju final.
Jadwal dan konteks seri
Seri best-of-five kini imbang 1-1 setelah masing-masing tim memetik satu kemenangan. Dewa United merebut kemenangan dramatis pada Game 1, 78-76, lewat tip-in Troy Gillenwater di detik akhir. Sebaliknya, Pelita Jaya membalas pada Game 2 dengan kemenangan meyakinkan 93-79.
Rekor kandang yang membebani
Meskipun bertindak sebagai tuan rumah, Dewa United membawa beban catatan negatif saat menghadapi Pelita Jaya di kandang sendiri. Sejak 2024, tim tuan rumah belum pernah menang melawan Pelita Jaya di Dewa United Arena. Tren ini menimbulkan kekhawatiran jelang laga krusial nanti.
- Kekalahan 98-103 (musim 2024)
- Kekalahan pada musim reguler 2025
- Kekalahan pada Final IBL 2025
- Kekalahan 82-98 pada pembuka musim reguler IBL GoPay 2026
Kunci permainan: pengaturan serangan dan pemanfaatan peluang
Dewa United berharap kehadiran Donell Cooper II bisa meningkatkan kreativitas serangan. Cooper tercatat mencatat rata-rata 10,5 assist sepanjang babak playoff, sehingga perannya sebagai pengatur serangan dinilai krusial. Namun ia harus mendapat ruang dan solusi bila dijaga ketat lawan.
Sementara itu, Pelita Jaya kembali mengandalkan Perrin Buford sebagai motor serangan. Pada Game 2, Buford mencetak triple-double dengan 28 poin, 12 rebound, dan 12 assist yang membantu menyamakan kedudukan seri menjadi 1-1. Meski impresif, Buford juga mencatat enam turnover pada laga tersebut, yang menjadi PR bagi timnya.
Dukungan suporter dan prospek ke depan
Dukungan penonton di Dewa United Arena diperkirakan menjadi faktor penting bagi tuan rumah. Kemenangan di Game 3 akan memberi keuntungan psikologis dan membuka peluang besar bagi Dewa United untuk kembali merebut satu tempat di final IBL. Sebaliknya, jika Pelita Jaya menang, tekanan akan kembali mengarah pada tuan rumah menjelang Game 4.
Dengan seri yang masih terbuka, kesiapan taktik dan kontrol bola akan menentukan pihak yang melangkah ke final. Pengaturan serangan melalui Cooper dan stabilitas Buford menjadi faktor penentu di laga penentuan nanti.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Ana/Trias Tundukkan Wakil Turki, Lolos 16 Besar BWF 2026
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias melaju ke 16 besar BWF 2026 setelah mengalahkan wakil Turki 21-12, 21-...
Urin Positif Benzoylecgonine, Nick Kyrgios Dilarang Bertanding
Nick Kyrgios dilarang setelah sampel urin di Mallorca Open positif benzoylecgonine, metabolit kokain. Ia men...
Bayern Bungkam soal Musiala setelah Dua Kali Jatuh di Uji Coba
Bayern belum angkat suara soal kondisi Jamal Musiala setelah dua kali terjatuh di laga uji coba; laporan men...
Real Madrid Perkenalkan Mourinho dalam Acara Tertutup
Real Madrid memperkenalkan Jose Mourinho sebagai pelatih baru dalam acara tertutup; kontrak tiga musim hingg...
Jonatan Christie Melaju ke 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Jonatan Christie lolos ke 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah menang 19-21, 21-19, 21-11 atas Jason Te...
Jonatan Christie Lolos 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Jonatan Christie melaju ke 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 usai kalahkan Jia Heng Jason Teh 19-21, 21-19,...