Dejan/Bernadine Tersingkir di Indonesia Open 2026
Dejan Ferdinansyah dan Bernadine Anindya Wardana tersingkir pada babak pertama Indonesia Open 2026 setelah kalah dari wakil Tiongkok Cheng Xing/Zhang Chi dengan skor 10-21, 9-21. Pertandingan berlangsung selama 29 menit di Court 2, Istora Senayan, Jakarta, Selasa, 6 Juni 2026.
Kronologi singkat pertandingan
Pertandingan berjalan cepat. Kedudukan imbang 4-4 pada gim pertama berubah drastis saat Cheng/Zhang mencetak tujuh poin beruntun untuk mengakhiri interval unggul. Pasangan Tiongkok kembali memimpin melalui serangkaian poin beruntun hingga menutup gim pertama 21-10.
Pada gim kedua, momentum tetap berpihak pada Cheng/Zhang. Sejak angka 6-6, mereka memimpin lewat delapan poin beruntun dan terus mendominasi sampai menutup laga 21-9.
Tekanan lawan dan statistik momentum
Cheng/Zhang, yang disebut sebagai ganda campuran peringkat ke-11 dunia, menunjukkan permainan agresif dan konsisten. Rentetan poin panjang dan kemampuan menyerang dari sisi Tiongkok menjadi penentu utama kemenangan.
Dejan/Bernadine hanya sesekali memutus rangkaian poin lawan. Dominasi ini terlihat sejak awal hingga akhir pertandingan, sehingga laga berakhir lebih cepat dari perkiraan.
Reaksi pemain
"Tidak bisa keluar dari tekanan, sudah menyiapkan plan untuk bermain, tapi tidak sesuai. Mereka juga mainnya cukup baik, jadi saat kita mencoba keluar dari tekanan, mereka juga nyerang terus,"
Dejan menyatakan bahwa tekanan permainan lawan membuat rencana yang telah disusun gagal terlaksana. Ia juga menyoroti tantangan beradaptasi dengan pasangan baru yang masih berstatus junior.
"Kesulitannya tuh, menurut saya, ternyata partner dengan junior itu tidak gampang. Mungkin, saya skill individunya masih harus ditingkatkan lagi, dari Bernadine juga masih harus level up lagi. Latihannya juga tidak bisa sama, karena kelasnya sudah bukan 100, 300 lagi,"
Konsekuensi dan langkah ke depan
Kekalahan ini memastikan Dejan/Bernadine gagal melaju ke babak berikutnya dan menjadi salah satu kejutan pada putaran awal turnamen. Evaluasi teknis dan penyesuaian latihan menjadi pekerjaan utama mereka ke depan, terutama menyikapi dinamika pasangan yang masih baru.
Dengan tersingkirnya pasangan Indonesia ini, perhatian pemirsa dan pengamat kini beralih ke jalannya Indonesia Open 2026 untuk melihat perkembangan pasangan-pasangan unggulan lain serta peluang wakil tuan rumah di nomor campuran.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pogacar Menang Etape 19, Dekatkan Gelar Tour de France 2026
Tadej Pogacar menang Etape 19 Gap–Alpe d'Huez pada 24 Juli 2026 dan makin mengokohkan posisi puncak klasemen...
PBSI Pantau Talenta Muda di Kapolri Cup 2026, Jalan ke Pelatnas
PBSI memantau talenta muda di Kapolri Cup 2026 (27 Juli–1 Agustus) sebagai jalur poin nasional dan peluang m...
Indonesia Lolos Semifinal SEA V Cup 2026, Jumpa Vietnam
Timnas voli putra Indonesia melaju ke semifinal SEA V Cup 2026 usai kalahkan Filipina 3-1 di Jakarta, dan ak...
Jurgen Klopp Resmi Latih Timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030
Jurgen Klopp resmi ditunjuk sebagai pelatih timnas Jerman pada 24 Juli, menandatangani kontrak empat tahun h...
Klopp Ditunjuk Pelatih Timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030
Jurgen Klopp resmi menjadi pelatih Timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030 dengan misi membangkitkan kembali k...
Resmi Gantikan Nagelsmann, Klopp Jadi Pelatih Timnas Jerman
Jurgen Klopp resmi ditunjuk pelatih timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030, menggantikan Julian Nagelsmann se...