Bandara Silangit Salurkan 1.400 Bibit dan Rp100 Juta untuk UMKM Rotan
Tarutung, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Raja Sisingamangaraja XII memberi bantuan dalam rangka HUT ke-81 Kabupaten Tapanuli Utara. Bantuan disalurkan Senin (5/10) melalui program CSR berupa 1.400 bibit pohon dan dukungan dana Rp100 juta untuk pengrajin rotan.
Dua program CSR yang disalurkan
Perusahaan menyampaikan bantuan lewat dua program utama: InJourney Airports Alam Lestari dan InJourney Airports Berdaya UMK. Bantuan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk kemudian didistribusikan ke masyarakat.
- InJourney Airports Alam Lestari: 1.400 bibit pohon.
- InJourney Airports Berdaya UMK: dukungan modal dan peralatan senilai Rp100 juta.
Rinciannya, 1.400 bibit terdiri dari 700 bibit durian dan 700 bibit alpukat. Dana Rp100 juta dialokasikan khusus untuk modernisasi peralatan produksi para pengrajin rotan.
Tujuan dan manfaat jangka panjang
Manajemen menilai bantuan bibit akan mendukung pertanian berkelanjutan dan pemanfaatan lahan produktif. Sementara dukungan untuk pengrajin rotan diarahkan meningkatkan kapasitas produksi serta daya saing produk lokal.
Modernisasi alat diharapkan mempercepat proses produksi dan membuka peluang pasar lebih luas bagi UMKM kerajinan rotan.
Kata pengelola bandara
General Manager InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Internasional Raja Sisingamangaraja XII, Tarto, menyatakan bantuan ini bagian dari kontribusi perusahaan pada momentum hari jadi daerah.
"Momentum Hari Jadi Kabupaten Tapanuli Utara ke-81 menjadi kesempatan bagi kami untuk turut memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Bantuan bibit durian dan alpukat kami harapkan dapat mendukung pertanian berkelanjutan, sementara dukungan bagi pengrajin rotan diharapkan mampu memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat,"
— Tarto, General Manager InJourney Airports Cabang Silangit
Kolaborasi dengan pemerintah daerah
Bantuan disalurkan melalui Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Langkah ini dimaknai sebagai bentuk sinergi antara pengelola bandara, pemerintah daerah, dan masyarakat lokal.
Pemerintah daerah menyambut baik dukungan tersebut dan berharap kolaborasi berlanjut pada program yang menyentuh sektor pertanian, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Implikasi dan prospek ke depan
Dengan adanya Bandara Silangit, dukungan semacam ini diharapkan menjadi bagian dari ekosistem pembangunan daerah. Program CSR diarahkan tidak hanya memberi dampak jangka pendek, tetapi juga menciptakan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat Tapanuli Utara.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ratusan Dusun di Sumut Belum Dialiri Listrik, Perizinan Jadi Hambatan
Meski RE Sumut 99,86%, ratusan dusun belum dapat listrik karena perizinan kawasan hutan, lahan, dan akses ja...
Pemprov Sumut Siap Tindaklanjuti Aspirasi Hasil Reses DPRD
Pemprov Sumut menyatakan siap menindaklanjuti aspirasi hasil reses DPRD dengan mengurutkan usulan berdasarka...
Sopir Didakwa Jual Nomor Togel Sidney, Singapura, Hong Kong di Medan
Seorang sopir di Medan didakwa menjual nomor togel Sidney, Singapura, dan Hong Kong sejak Nov 2025; ia mener...
Wali Kota Medan Dukung Program Jaksa Sahabat Pendidik
Wali Kota Medan Rico Waas mendukung program Jaksa Sahabat Pendidik saat penandatanganan MOU 33 kabupaten/kot...
Kejati Sumut Luncurkan Jaksa Sahabat Pendidik untuk Cegah Korupsi Sekolah
Kejati Sumut meluncurkan Jaksa Sahabat Pendidik di Medan untuk mencegah korupsi proyek sekolah, namun soal b...
Kajati Sumut Tegaskan: Jangan Intervensi Kepala Sekolah
Kajati Sumut Muhibuddin menegaskan kepala daerah tak boleh mengintervensi kepala sekolah, saat peluncuran ho...