Lokal

PDI Perjuangan Salurkan Tali Asih untuk 21 Siswa MTsN 2 Asahan

Bagikan:
Penyerahan bantuan PDI Perjuangan untuk siswa terdampak keracunan di MTsN 2 Asahan

ASAHAN — DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara menyalurkan bantuan kepada 21 siswa terdampak dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MTsN 2 Asahan, Kisaran, Senin (5/10). Penyerahan dilakukan untuk meringankan beban keluarga dan merupakan tindak lanjut setelah bantuan serupa di Kabupaten Karo.

Penyaluran dan pihak yang hadir

Penyerahan bantuan dipimpin Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut, Soetarto, bersama Ketua DPC PDI Perjuangan Asahan, Rosmansyah, pengurus DPC, dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Asahan. Kegiatan ini digelar lebih pagi menyesuaikan jam belajar siswa.

Rincian bentuk bantuan

Bantuan disalurkan lewat mekanisme tabungan bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Besaran disesuaikan kondisi masing-masing siswa:

  • Rp500.000 untuk siswa yang dirawat inap;
  • Rp300.000 untuk siswa terdampak yang tidak dirawat;
  • Rp2.500.000 untuk siswa berkondisi berat yang dirujuk ke Kabupaten Karo.

Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumut, Sutrisno Pangaribuan, menyatakan bantuan itu merupakan hasil gotong royong kader partai.

"Kami melanjutkan apa yang sudah dilakukan di Karo. Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada anak-anak dan keluarga yang terdampak," ujar Sutrisno.

"Nilainya mungkin tidak akan menghapus apa yang sudah mereka alami. Tetapi kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan," tambahnya.

Jadwal lanjutan dan perhatian terhadap pelaksanaan MBG

Penyerahan di Asahan semula dijadwalkan pukul 16.00 WIB, tetapi dimajukan menjadi pukul 10.00 WIB agar tidak mengganggu kegiatan belajar siswa. Setelah kegiatan di Karo dan Asahan, rombongan akan melanjutkan penyaluran di Kabupaten Deliserdang pada Rabu (7/10).

Sutrisno menegaskan perhatian partainya tidak berhenti pada pemberian tali asih. Ia meminta perkembangan kondisi anak-anak dan evaluasi pelaksanaan program MBG tetap menjadi perhatian semua pihak agar kejadian serupa tidak terulang.

Catatan: Penyaluran ini merupakan respons politik dan sosial atas masalah yang idealnya menjadi tanggung jawab penyelenggara program.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait