Olahraga

Caroline Bangun Lolos Final Modern Pentathlon Asian Games 2026

Bagikan:
Caroline Bangun beraksi di modern pentathlon Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Caroline Bangun berhasil melaju ke final cabor modern pentathlon Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah menempati peringkat kedelapan di semifinal Grup A. Keberhasilan itu diraih pada semifinal yang digelar di Anjo Sports Centre, Jepang, Kamis, 17 September, meski kompetisi memakai format baru.

Format baru dan tantangan cepat antar nomor

Asian Games tahun ini menerapkan format baru untuk modern pentathlon, yakni mengganti nomor berkuda dengan obstacle run dan membatasi durasi pertandingan sekitar 90 menit. Perubahan ini memengaruhi ritme lomba dan kesiapan atlet dalam perpindahan antar nomor.

"Saya sangat senang karena ini pertama kalinya bertanding dengan format baru," kata Caroline. "Kami harus bergerak cepat dan terburu-buru mengganti pakaian sebelum mengikuti nomor berikutnya."

Perjalanan Caroline di semifinal Grup A

Caroline membuka babak semifinal pada nomor anggar bersama rekan setim, Nurfa Qalbi. Keduanya terhenti pada babak 16 besar setelah kalah dari lawan masing-masing. Pada nomor obstacle run, Caroline memperbaiki posisi dan finis di peringkat keempat, sementara Nurfa menempati posisi ke-10.

Di nomor renang Caroline tampil kuat dan finis kedua. Nurfa juga menunjukkan performa baik dengan menempati tempat kelima. Namun pada nomor penutup, laser run, Caroline turun ke posisi kesembilan, sedangkan Nurfa menyelesaikan di posisi ke-14 setelah kombinasi lari dan menembak.

Hasil akhir dan poin

Dari 17 atlet yang bertanding di semifinal Grup A, Caroline mengumpulkan 1.351 poin dan menempati peringkat kedelapan. Nurfa finis di peringkat ke-12 dengan total 1.170 poin. Hasil ini memastikan Caroline lolos ke babak final.

Atlet Anggar Obstacle run Renang Laser run Total poin Posisi akhir
Caroline Bangun Tersingkir 16 besar 4 2 9 1.351 8
Nurfa Qalbi Tersingkir 16 besar 10 5 14 1.170 12

Evaluasi dan target menuju final

Caroline menyatakan hasil ini masih memerlukan evaluasi, khususnya pada aspek lari dan kesiapan mental. Ia menilai kedua aspek itu menjadi fokus utama latihan menjelang final.

"Saya ingin meningkatkan mental dan kemampuan lari karena itu masih menjadi salah satu kelemahan saya," ujar Caroline. "Untuk obstacle run dan renang, saya ingin konsisten masuk lima besar."

Ia juga menilai persaingan sangat ketat, terutama dari atlet China, Korea Selatan, dan tuan rumah Jepang. Meski demikian, Caroline menegaskan targetnya tetap tinggi yaitu merebut podium juara pada final nanti.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait