Bendera Arab Saudi Tak Boleh Sentuh Tanah, Ini Aturannya
Bendera Arab Saudi tidak dibentang menyentuh lapangan menjelang laga Grup H Piala Dunia 2026 antara Arab Saudi dan Uruguay di Stadion Miami, Selasa, 16 Juni 2026. Keputusan itu diambil untuk menghormati aturan resmi Saudi yang melarang bendera menyentuh tanah karena memuat kalimat syahadat.
Aturan resmi soal penggunaan bendera
Bendera Arab Saudi didominasi warna hijau dan memuat tulisan "Laa ilaha illallah, Muhammad Rasulullah". Karena kandungan kalimat keagamaan tersebut, pemerintah Arab Saudi menetapkan ketentuan khusus terkait perlakuan bendera.
Dalam penjelasan resmi yang termuat di situs resmi bendera Saudi, disebutkan bahwa bagian bendera tidak boleh menjuntai atau menyentuh permukaan di bawahnya. Ketentuan itu juga mengatur cara melipat bendera setelah acara selesai.
"Saat menurunkan bendera, harus dipastikan tidak ada bagian yang menjuntai dan menyentuh tanah."
"Bendera dilipat sehingga kalimat syahadat berada di bagian atas dan gambar pedang berada di sisi lainnya."
Penjelasan lengkap dapat dilihat di saudiflag.sa.
Momen di Stadion Miami dan reaksi publik
Menjelang kick-off, petugas pertandingan mengangkat bendera Arab Saudi dan Uruguay saat seremoni lagu kebangsaan. Bendera Arab Saudi ditahan terangkat sehingga tidak menyentuh lapangan, berbeda dengan praktik beberapa negara lain.
Prosedur itu memicu perbincangan di kalangan pencinta sepak bola internasional. Banyak warganet mengaitkan tindakan penyelenggara dengan aturan penggunaan bendera Arab Saudi yang mengatur agar bendera tidak menyentuh tanah.
Menurut laporan acara, Uruguay pun mengikuti cara serupa saat membawa bendera mereka untuk menjaga keseragaman dalam seremoni pertandingan.
Hasil pertandingan dan implikasi selanjutnya
Pertandingan Grup H antara Arab Saudi dan Uruguay berakhir imbang 2-2. Hasil itu menempatkan Uruguay di puncak klasemen sementara, diikuti Arab Saudi, Spanyol, dan Tanjung Verde yang memiliki jumlah poin sama pada awal turnamen.
Kedua tim kini melanjutkan jadwal grup. Arab Saudi dijadwalkan menghadapi juara Eropa, Spanyol, pada Minggu, 21 Juni 2026. Laga tersebut dipandang krusial dalam penentuan tim yang melaju ke fase berikutnya.
Peristiwa di Miami menegaskan bahwa aspek protokoler dan sensitivitas simbol negara dapat memengaruhi tata cara seremoni internasional, terutama saat melibatkan lambang yang memiliki nilai keagamaan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Urin Positif Benzoylecgonine, Nick Kyrgios Dilarang Bertanding
Nick Kyrgios dilarang setelah sampel urin di Mallorca Open positif benzoylecgonine, metabolit kokain. Ia men...
Bayern Bungkam soal Musiala setelah Dua Kali Jatuh di Uji Coba
Bayern belum angkat suara soal kondisi Jamal Musiala setelah dua kali terjatuh di laga uji coba; laporan men...
Real Madrid Perkenalkan Mourinho dalam Acara Tertutup
Real Madrid memperkenalkan Jose Mourinho sebagai pelatih baru dalam acara tertutup; kontrak tiga musim hingg...
Jonatan Christie Melaju ke 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Jonatan Christie lolos ke 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah menang 19-21, 21-19, 21-11 atas Jason Te...
Jonatan Christie Lolos 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Jonatan Christie melaju ke 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 usai kalahkan Jia Heng Jason Teh 19-21, 21-19,...
Lyon Tahan Imbang Fenerbahçe 1-1, Fonseca Puas
Lyon menahan imbang Fenerbahçe 1-1 di leg pertama play-off Liga Champions; Fonseca tetap puas dan waspada je...