Bahlil: Kaderisasi adalah Ruh Akar Beringin Golkar
Bahlil Lahadalia, Ketua Umum DPP Golkar dan Menteri ESDM, menegaskan pentingnya kaderisasi matang untuk menjaga filosofi akar beringin partai. Pernyataan itu disampaikan pada pembukaan ToT Akademi Partai Golkar 2026 di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026. Ia menilai kaderisasi dan koreksi internal diperlukan agar Golkar tetap berakar kuat di masyarakat dan mampu beradaptasi di era transformasi.
Filosofi Akar Beringin dan proses kaderisasi
Bahlil menjelaskan lambang pohon beringin mencerminkan akar yang kuat dan proses panjang pembentukan kader. Ia menekankan pola pengkaderan yang ditetapkan dalam Munas harus diteruskan agar nilai pendiri tetap hidup di tubuh partai.
Kita harus lakukan koreksi internal, proses pengkaderan harus kita lakukan, ruhnya di sini. Penting kita melakukan adaptasi, ToT ini penting, harus serius
Menurut Bahlil, menanamkan nilai dasar bukan hal instan. Ia memberi perumpamaan bahwa pohon yang ditanam dari kecil memberi hasil berbeda dibanding memindahkan pohon besar dari tempat lain.
Itu terjadi karena ada proses, jadi nggak semata-semata jadi, lambang kita beringin, pohon beringin itu rindang, pohonnya bagus, lalu akarnya (kuat). Pohon yang kita tanam dari kecil dari nol, hasilnya akan berbeda jika ambil beringin dari punya orang lalu kita tanam
Adaptasi dalam era transformasi
Bahlil memperingatkan risiko stagnasi bila Golkar enggan berubah. Ia menyebut ketidakmampuan beradaptasi bisa membuat partai tertinggal dari pesaing.
Kita harus memagami nilai dasar perjuangan partai, ketika tidak memahami nilai dasar, pasti akan terjadi distorsi. Kalau Golkar tidak mampu adaptasi, kita ketinggalan, ini persoalan yang cepat mengalahkan yang lambat
Dengan demikian, Golkar harus menjaga keseimbangan antara nilai tradisional dan inovasi organisasi untuk menjawab tantangan politik kontemporer.
ToT Akademi: filter bagi kader dan legislator
Dalam acara itu Bahlil meminta seluruh anggota DPR RI dari Golkar wajib mengikuti pelatihan ToT. Tujuannya agar kader dan legislator mampu membedakan kepentingan partai dan kepentingan pribadi.
Kalau nggak ada filter susah, ciri karakter Golkar itu teknokrat, itu ciri kita. Kalau kita bicara teknokrat, kita bilang kepentingan negara duluan
Tujuan penyelenggara menurut panitia
Eric Hermawan, Bendahara Akademi ToT Partai Golkar 2026, menyatakan pelatihan dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas politik kader di seluruh Indonesia. Program ini dirancang memberi bekal kapasitas dan keterampilan politik bagi peserta.
Tentunya ini bertujuan dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas. Serta, kemampuan kader Partai Golkar kedepannya
Pembukaan ToT Akademi Partai Golkar 2026 menandai langkah organisasi memperkuat pembinaan internal. Ke depan, fokus pelatihan akan menentukan kemampuan Golkar menjaga relevansi politik dan peranannya dalam pemerintahan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenkum Fasilitasi Mediasi Sengketa Merek ASICS
Kemenkum memfasilitasi mediasi ASICS vs Toko Istana Sepatu pada 3 Okt 2026 di Jakarta untuk menyelesaikan du...
Komdigi: Perlindungan Sisa Kuota Tak Boleh Dikenai Biaya
Kemkomdigi menegaskan sisa kuota pelanggan tidak boleh dikenai biaya, merujuk putusan MK; pemerintah akan ev...
PBNU Terbitkan Pedoman Hari Santri 2026, Solidaritas untuk Palestina
PBNU keluarkan pedoman Hari Santri 2026 berfokus pada tradisi, layanan masyarakat, dan solidaritas kemanusia...
Terapi Seni Bantu Pulihkan Trauma Anak, Ini Cara dan Perannya
Seni atau art terapi dinilai efektif bantu pulihkan trauma anak melalui ekspresi kreatif, lingkungan aman, d...
Mendag: Pangan Bukan Instrumen Tekanan Geopolitik
Mendag Budi Santoso menegaskan pangan tak boleh jadi alat tekanan geopolitik dan mendorong solusi WTO untuk...
MenPPPA Pastikan Pendampingan Terbuka bagi Korban Perundungan
MenPPPA Arifah Fauzi memastikan layanan pendampingan tetap tersedia bagi anak korban perundungan; Kemenkes b...