Afrika Selatan imbang 0-0 kontra Kanada di babak pertama
Afrika Selatan dan Kanada bermain imbang 0-0 pada babak pertama babak 32 besar Piala Dunia 2026 di SoFi Stadium, Inglewood, Senin 29 Juni 2026. Kedua tim gagal memanfaatkan sejumlah peluang sepanjang 45 menit pertama, sehingga pertandingan berakhir tanpa gol saat turun minum.
Jalannya pertandingan
Laga berjalan ketat sejak peluit awal. Kanada mengambil inisiatif menekan pertahanan Afrika Selatan dengan beberapa serangan melalui bola-bola mati dan umpan-umpan silang. Jonathan David sempat mengancam sejak menit-menit awal, namun sepakannya melenceng dari sasaran.
Afrika Selatan menunggu peluang melalui serangan balik dan tembakan jarak jauh. Gelandang Teboho Mokoena mendapat kesempatan menembak, tetapi upayanya berhasil diblok oleh lini belakang Kanada. Wasit João Pinheiro menghentikan pertandingan sejenak untuk drinks break pada pertengahan babak pertama.
Peluang kunci
Beberapa momen penting mewarnai babak pertama, namun tak satu pun berbuah gol. Peluang-peluang tersebut antara lain:
- Jonathan David nyaris membuka skor melalui serangan awal, tetapi sepakannya melenceng.
- Teboho Mokoena melepaskan tembakan jarak jauh yang dapat diblok pertahanan Kanada.
- Derek Cornelius menyundul pada menit ke-22, namun kiper Ronwen Williams sigap mengamankan bola di bawah mistar.
- Ime Okon hampir membawa Afrika Selatan unggul pada menit ke-36 lewat sundulan dari umpan Oswin Appollis, tetapi bola melenceng tipis di sisi kanan gawang.
- Menjelang turun minum, Ronwen Williams melakukan dua penyelamatan krusial untuk menggagalkan peluang Tani Oluwaseyi dan Tajon Buchanan.
Situasi babak pertama dan dampak
Wasit menambahkan waktu tiga menit pada akhir babak pertama, namun hingga peluit turun minum berbunyi skor tetap 0-0. Pertandingan berlanjut ke babak kedua dengan tempo yang tetap tinggi dan kedua tim berpeluang mengubah keadaan.
Hasil imbang tanpa gol menjaga ketatnya persaingan di babak 32 besar. Pemenang laga ini akan menghadapi pemenang antara Belanda atau Maroko pada babak 16 besar, sehingga tekanan untuk mencetak gol diperkirakan meningkat setelah jeda pertandingan.
Babak kedua diprediksi berjalan lebih terbuka, mengingat kedua tim sudah saling membaca sejak 45 menit pertama yang penuh peluang namun minim penyelesaian akhir.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Kejurnas Atletik 2026: Berderet Rekor di Hari Kedua Rawamangun
Hari kedua Kejurnas Atletik 2026 di Rawamangun mencatat sejumlah rekor nasional dan juara baru dari kategori...
Rekor! Babak Grup Piala Dunia 2026 Hasilkan 215 Gol
Babak grup Piala Dunia 2026 memecahkan rekor dengan 215 gol dari 72 pertandingan, rekor tertinggi karena for...
Indonesia Hadapi Thailand di Perempat Final Asia Junior 2026
Indonesia akan menghadapi Thailand di perempat final Kejuaraan Asia Junior 2026, setelah finis runner-up Gru...
Nobar Bola Gembira TVRI NTB Dongkrak Omzet UMKM
Nobar Bola Gembira TVRI NTB meningkatkan omzet UMKM, menambah pelanggan, dan memicu jam jual hingga malam ha...
Pelita Jaya vs Hornbills: Mental Jadi Taruhan di Game 5 Final IBL
Pelita Jaya dan Bogor Hornbills bentrok di Game 5 final IBL, Minggu 28 Juni 2026 di PJ Arena; gelar dan seja...
Kapolri Gelar Pekan Olahraga di CFD dan Polda Metro Jaya
Kapolri Listyo Sigit menggelar pekan olahraga dan bakti sosial di CFD Monas dan Polda Metro Jaya pada 28 Jun...