Palhinha Selamatkan Tottenham, Spurs Tetap di Liga Primer
Tottenham Hotspur memastikan diri bertahan di Liga Primer Inggris setelah menaklukkan Everton 1-0 pada laga terakhir musim 2025/2026, Minggu 24 Mei 2026 di Stadion Tottenham Hotspur. Gol tunggal João Palhinha pada menit ke-42 menjadi penentu yang menyelamatkan Spurs dari ancaman degradasi.
Gol penentu dan suasana di stadion
Gol Palhinha menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Skor 1-0 itu cukup membawa Tottenham finis di peringkat ke-17 dengan 41 poin, tepat di atas zona degradasi.
Pemain dan suporter merayakan hasil itu di tribun Stadion Tottenham Hotspur. Kemenangan pada laga penentuan ini menghentikan tekanan yang menyertai klub selama beberapa pertandingan terakhir.
Peran pelatih Roberto De Zerbi
Pelatih Roberto De Zerbi dinilai menjadi figur kunci di balik kebangkitan tim. De Zerbi baru tiba pada akhir Maret dan mampu mengangkat performa Tottenham pada momen paling krusial musim ini.
"Saya sangat bahagia dengan penampilan para pemain. Mungkin kami memainkan pertandingan terbaik selama saya berada di sini,"
Meski puas, De Zerbi menegaskan waktu untuk selebrasi singkat. Ia menekankan perlunya segera berbenah demi menghadapi kompetisi musim depan.
"Sekarang sekitar pukul tujuh malam, dan pukul delapan atau sembilan kami mulai bekerja untuk musim depan. Kami harus membangun tim yang sangat kuat,"
Respon pemain dan evaluasi klub
Pemain bertahan Micky van de Ven menyatakan optimisme terhadap masa depan bersama manajer baru. Ia menilai perubahan struktur dan kedatangan pihak yang tepat memberi harapan meningkatnya kompetitivitas tim.
"Saya sangat yakin, dengan orang-orang yang tepat sekarang berada di sini, dengan manajer yang tepat, saya optimistis. Finis di posisi ke-17 selama dua tahun berturut-turut tidak bisa diterima bagi kami,"
De Zerbi menyatakan Tottenham tidak perlu perombakan besar, tetapi klub harus mendatangkan beberapa pemain berkualitas tinggi untuk memperkuat skuad.
Prospek musim depan
Meski lolos dari degradasi, Tottenham menghadapi pekerjaan rumah besar. Evaluasi menyeluruh dan perekrutan yang tepat menjadi fokus agar klub tidak kembali terancam musim depan.
De Zerbi kini memikul tugas jangka panjang: menjauhkan Spurs dari zona bahaya dan membangun kembali tim untuk kembali bersaing di papan atas.
Berita Terkait
Raymond/Joaquin Mundur dari Singapore Open 2026 Karena Cedera
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin batal turun di Singapore Open 2026 karena Raymond mengeluhkan nyeri pada lutu...
Eliano Reijnders Terpukau Saat Persib Juara Super League
Eliano Reijnders terpukau oleh dukungan Bobotoh saat Persib mengunci gelar Super League 2025/2026 di GBLA us...
2.883 Personel Amankan Pawai Kemenangan Persib di Bandung
2.883 personel gabungan mengamankan pawai kemenangan Persib Bandung pada 24 Mei 2026 untuk mengantisipasi ke...
Ribuan Bobotoh Padati Asia Afrika Sambut Konvoi Persib
Ribuan Bobotoh memadati Jalan Asia Afrika, Bandung, Minggu 24 Mei 2026, menyambut konvoi juara Persib dan pe...
De Zerbi Minta Tottenham Bertarung Maksimal Hadapi Everton
Roberto De Zerbi meminta Tottenham tampil maksimal saat menjamu Everton pada 24 Mei 2026 demi mengamankan st...
Tottenham di Ujung Tanduk: Laga Kontra Everton Penentu Nasib
Tottenham butuh minimal satu poin melawan Everton (24 Mei 2026) untuk selamat dari degradasi; laga di Totten...