Steve Clarke Mundur Setelah Skotlandia Tersingkir di Piala Dunia 2026
Steve Clarke mengundurkan diri sebagai pelatih Timnas Skotlandia setelah timnya gagal melaju dari fase grup Piala Dunia 2026. Pengumuman itu datang pada Minggu, 28 Juni 2026, tak lama setelah peluang lolos tertutup akibat hasil pertandingan lain.
Keputusan mundur
Clarke, 62 tahun, memastikan pengunduran diri tidak lama setelah kemenangan Kroasia atas Ghana yang membuat Skotlandia tereliminasi. Keputusan ini dirilis beberapa saat setelah kepastian tiket babak 32 besar tertutup bagi timnya.
Sebelumnya Clarke sempat memperpanjang kontraknya dengan asosiasi sampai empat tahun, namun kegagalan melaju dari grup memicu pengakhiran masa jabatannya sejak 2019.
Performa Skotlandia di turnamen
Skotlandia memulai turnamen dengan kemenangan tipis 1-0 atas Haiti, namun gagal mempertahankan konsistensi. Berikut hasil grup yang menentukan nasib mereka:
- Skotlandia 1-0 Haiti
- Skotlandia 0-1 Maroko
- Skotlandia 0-3 Brasil
Akibat rangkaian tersebut, Skotlandia hanya mengumpulkan 3 poin dengan selisih gol -3, sehingga gagal masuk sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik untuk melaju ke fase gugur.
Pesan perpisahan Clarke
"Aspek yang paling mengharukan dari perpisahan ini adalah para pemain saya. Tanpa mereka, kami tidak akan memiliki kenangan yang telah kami bangun sejak 2019. Terima kasih telah memberi saya kesempatan berada di sini, dan semoga sukses bagi pengganti saya."
Dalam pernyataannya, Clarke memberikan penghormatan khusus kepada para pemain yang dianggapnya sebagai bagian kunci dari perjalanan tim sejak ia menangani tim nasional.
Warisan dan tugas penerus
Meski berakhir lebih cepat di Piala Dunia 2026, Clarke meninggalkan jejak penting. Di bawah kepemimpinannya, Skotlandia kembali tampil di dua edisi Piala Eropa dan mengakhiri penantian panjang tampil di Piala Dunia sejak 1998.
Asosiasi sepak bola mengakui kontribusi Clarke dan menyebutnya sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah modern tim nasional. Kini Skotlandia memasuki babak baru untuk mencari pengganti yang mampu mempertahankan momentum kebangkitan dan membawa tim kembali bersaing di level internasional.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Jonatan Christie Lolos 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Jonatan Christie melaju ke 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 usai kalahkan Jia Heng Jason Teh 19-21, 21-19,...
Lyon Tahan Imbang Fenerbahçe 1-1, Fonseca Puas
Lyon menahan imbang Fenerbahçe 1-1 di leg pertama play-off Liga Champions; Fonseca tetap puas dan waspada je...
Playoff UCL: Fenerbahce Ditahan Lyon 1-1 di Istanbul
Fenerbahce ditahan Lyon 1-1 di leg pertama playoff kualifikasi UCL di Istanbul. Greenwood menyamakan cepat s...
155 Atlet dari 8 Negara Ikuti Indonesia Open Woodball 2026 di Bali
155 atlet dari delapan negara bersaing dalam 12 nomor Indonesia Open Woodball 2026 di Lapangan Cricket Udaya...
Rehan/Gloria Gugur di 32 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Rehan/Gloria tersingkir di 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah kalah 21-9, 18-21, 19-21 dari Ye/Nicole...
Persija Menang 2-1 di Bangkok, Rayhan Hannan Cetak Dua Gol
Persija menang 2-1 atas Police Tero di Bangkok (19 Agustus 2026); Rayhan Hannan cetak dua gol dan Shin Tae-y...