SMAN 2 Bandung Waspadai Tantangan Juara di Honda DBL 2026
SMAN 2 Bandung menghadapi tantangan baru sebagai juara bertahan Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East. Tim yang dikenal dengan julukan Charets harus mempertahankan gelar sambil memasukkan banyak pemain baru ke dalam skuad yang tampil di Bandung Arena.
Tantangan juara dengan banyak pemain debutan
Perombakan komposisi menjadi pekerjaan rumah utama Charets. Musim ini beberapa pemain belum pernah tampil di DBL sebelumnya, termasuk dua siswa kelas 10 yang masuk roster. Kondisi ini menambah tekanan karena tim harus mempertahankan performa meski banyak wajah baru.
Fokus pada pembangunan chemistry
Marshall Farez, salah satu pemain, mengatakan pembangunan chemistry menjadi prioritas utama jelang kompetisi.
"Kita banyak player yang baru main perdana di DBL tahun ini. Menurutku benar-benar chemistry-nya harus kita banyakin dan bangun sih," ujar Marshall.
Ia menambahkan bahwa sekitar setengah pemain di roster tim merupakan debutan DBL. Karena itu, persiapan tak hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga keserasian antarpemain.
Kebersamaan di luar lapangan
Untuk mempercepat adaptasi, tim rutin melakukan kegiatan bersama di luar jadwal latihan. Marshall menyebut tempat nongkrong di kawasan Gempol, khususnya Toko Marantika, kerap jadi pilihan untuk berkumpul dan mempererat hubungan antarpemain.
"Intinya itu kita harus sering ketemu biar saling nyatu. Kalau lagi libur ya kita tetap ada ketemu kayak nongkrong atau aktivitas olahraga bareng gitu," jelasnya.
Aktivitas nonteknis semacam ini sengaja dijalankan agar chemistry yang terbentuk di luar lapangan bisa terbawa saat pertandingan berlangsung.
Uji coba sebagai tolok ukur kesiapan
Selain membangun kekompakan, Charets memanfaatkan laga uji coba dan turnamen sebagai sarana evaluasi. Dari pertandingan ini, pelatih dan pemain bisa mengidentifikasi aspek permainan yang perlu penyempurnaan sebelum bertanding di Bandung Arena.
Persiapan menyeluruh—menggabungkan latihan teknis, uji coba, dan kegiatan kebersamaan—menjadi strategi Charets untuk mempertahankan trofi. Perjalanan tim di Honda DBL 2026 akan menjadi ujian kemampuan adaptasi skuad muda itu.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Goran Paulic Resmi Tinggalkan Persib
Goran Paulic, asisten pelatih asal Kroasia, mengakhiri kerja sama dengan Persib pada 2 Juli 2024 menjelang L...
Kapolresta Bandung Cup: Puluhan Tim U-16 Berlaga di Jalak Harupat
Puluhan tim U-16 bersaing di Kapolresta Bandung Cup (2-5 Juli 2024) di Sor Si Jalak Harupat sebagai wadah pe...
Arsan Makarin Resmi Tinggalkan PERSIB Jelang Liga 1 2024/2025
PERSIB dan Arsan Makarin sepakat berpisah setelah dua musim; Arsan tampil 13 kali saat PERSIB jadi juara dan...
Atlet China Zhang Zhi Jie Meninggal saat Bertanding di AJC 2024
Atlet China Zhang Zhi Jie meninggal saat bertanding di BNI Badminton Asia Junior Championship 2024 di Yogyak...
Delvintor Raih Poin Pertama di MXGP MX2 Selaparang
Delvintor Alfarizi meraih poin pertama musim MXGP MX2 di Selaparang, Lombok, dengan finis P19 dan P15 pada 3...
Teddy Tjahjono Resmi Mundur dari Persib, Diganti Adhitia
Teddy Tjahjono resmi mundur sebagai Direktur Olahraga Persib efektif 31 Juli 2024; Adhitia Putra Herawan dit...