Olahraga

Skuad Spanyol Piala Dunia 2026 Tanpa Pemain Real Madrid

Bagikan:
Skuad Timnas Spanyol Piala Dunia 2026 tanpa pemain Real Madrid

Pelatih Luis de la Fuente mengumumkan skuad 26 pemain Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026 pada Senin, 25 Mei 2026. Pengumuman resmi itu dibuat lewat akun federasi sepak bola negara tersebut dan menimbulkan sorotan karena tak ada satu pun pemain Real Madrid yang dipanggil. Keputusan ini mengubah komposisi tim yang didominasi pemain Barcelona dan talenta muda.

Pengumuman dan kontroversi

Pengumuman daftar 26 pemain datang dua minggu sebelum turnamen dimulai. Keputusan meniadakan pemain Real Madrid langsung jadi perbincangan media dan penggemar. Beberapa nama yang biasanya hadir, seperti Dean Huijsen, Fran García, dan Alvaro Carreras, tidak masuk daftar.

LA Furia Roja — La Furia Roja — memilih mengandalkan kombinasi pengalaman dan pemain muda. Pelatih mengutamakan bentuk permainan dan kebugaran saat menentukan skuad akhir.

Susunan pemain per posisi

Berikut daftar pemain yang dipanggil Luis de la Fuente untuk Piala Dunia 2026, sesuai posisi:

Kiper

  • Unai Simón
  • David Raya
  • Joan García

Bek

  • Pedro Porro
  • Marcos Llorente
  • Aymeric Laporte
  • Pau Cubarsí
  • Marc Pubill
  • Eric García
  • Marc Cucurella
  • Álex Grimaldo

Gelandang

  • Rodri
  • Martin Zubimendi
  • Pedri
  • Fabián Ruiz
  • Mikel Merino
  • Pablo Gavi
  • Álex Baena

Penyerang

  • Mikel Oyarzabal
  • Lamine Yamal
  • Ferran Torres
  • Borja Iglesias
  • Dani Olmo
  • Víctor Muñoz
  • Nico Williams
  • Yeremy Pino

Grup dan jadwal singkat

Spanyol tergabung di Grup H bersama Arab Saudi, Uruguay, dan Tanjung Verde. Piala Dunia 2026 akan dimulai pada 11 Juni 2026, dengan format baru berisi 48 tim dan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Implikasi dan prospek

Tanpa pemain Real Madrid, pelatih menaruh kepercayaan pada pemain Barcelona dan sejumlah talenta muda seperti Lamine Yamal, Pedri, dan Gavi. Harapannya, kombinasi ini menjaga gaya permainan Spanyol dan memberi keseimbangan antara kreativitas serta kontrol lini tengah.

Kemenangan di Euro 2024 memberi modal positif, namun perubahan komposisi membuat publik menantikan penampilan nyata di lapangan. Dari sisi taktik, keputusan ini bisa mempertegas identitas permainan yang diinginkan pelatih sebelum kick-off.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait