Kemenpar Buka Rute Langsung Singapura–Belitung untuk Tekan Wisman
Kementerian Pariwisata menjalin kerja sama dengan maskapai internasional untuk membuka rute penerbangan langsung Singapura–Tanjung Pandan (Belitung). Penerbangan perdana dimulai 3 Mei 2026 dengan tujuan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari Singapura.
Jadwal penerbangan dan capaian perdana
Menurut Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, rute ini akan beroperasi dua kali sepekan pada fase awal. Penerbangan dijadwalkan setiap Rabu dan Minggu dengan kapasitas 112 kursi per penerbangan.
| Hari | Frekuensi | Kapasitas per penerbangan |
|---|---|---|
| Rabu | 1 kali/minggu | 112 kursi |
| Minggu | 1 kali/minggu | 112 kursi |
| Okupansi penerbangan perdana | 73,2% (82 penumpang) | |
Kehadiran rute baru ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari pasar Singapura, ke salah satu destinasi pariwisata prioritas Indonesia.
— Ni Made Ayu Marthini, Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata (14 Maret 2026)
Potensi wisata Belitung
Kementerian menilai angka okupansi perdana menunjukkan minat tinggi wisatawan terhadap Belitung. Pulau ini dikenal dengan gugusan batu granit besar, pantai berpasir putih, dan pengalaman island hopping yang khas.
Menariknya, karakter wisata Belitung dinilai sesuai dengan preferensi wisatawan Singapura, seperti wisata bahari, kuliner lokal, dan leisure singkat. Hal ini menjadi dasar dipilihnya rute langsung dari Singapura.
Promosi dan target pasar
Pihak kementerian bersama pemangku kepentingan setempat akan memperkuat kampanye promosi di pasar Singapura. Upaya ini mencakup peningkatan kesadaran (awareness) tentang atraksi Belitung serta menjaga tren pertumbuhan penumpang.
Langkah promosi bertujuan tidak hanya meningkatkan angka kunjungan, tetapi juga memperpanjang lama tinggal wisatawan dan mendorong konsumsi lokal di sektor pariwisata.
Implikasi dan prospek
Pembukaan rute langsung Singapura–Belitung diharapkan memberi dampak ganda: meningkatkan kunjungan wisman dan memperkuat posisi Belitung sebagai destinasi unggulan Indonesia di kancah internasional. Jika frekuensi dan okupansi terus meningkat, rute ini berpotensi ditingkatkan frekuensinya di masa mendatang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pusdokkes Minta Keluarga Lengkapi Data Antemortem Korban KM Virgo
Pusdokkes Polri minta keluarga korban KM Virgo lengkapi data antemortem untuk percepat identifikasi; 25 dari...
Pakar UGM Tekankan Kewenangan Jelas bagi BPGMN
Prof. Chandra minta kewenangan BPGMN diperjelas dan dipertegas lewat payung hukum agar rekomendasi riset bis...
Kriyanusa 2026 Dorong Perajin Perluas Akses Pasar
Kriyanusa 2026 di JICC (26 Sept 2026) memfasilitasi perajin memperluas pasar lewat jejaring, kreativitas, da...
Kebakaran Hutan Ancam Habitat Gajah Sumatra, Populasi Terdesak
Kebakaran hutan mengancam habitat Gajah Sumatra, menghilangkan pakan, air, dan mempercepat fragmentasi wilay...
ETLE Satu Atap: Samsat Polda Metro Jaya Permudah Buka Blokir
Samsat Polda Metro Jaya meluncurkan layanan ETLE satu atap untuk konfirmasi, bayar denda, dan buka blokir ke...
Ahli Tekstil Dorong Penguatan Industri TPT dari Sektor Hilir
Ahli tekstil mendorong penguatan industri TPT dari sektor hilir untuk pulihkan pertumbuhan, serap tenaga ker...