Robertson dan Salah Ucapkan Selamat Tinggal Usai 9 Tahun di Liverpool
Andy Robertson dan Mohamed Salah mengucapkan selamat tinggal kepada Liverpool setelah sembilan tahun berkostum Merah pada Minggu, 24 Mei 2026. Mereka menutup babak karier itu dengan hasil imbang 1-1 melawan Brentford di Anfield, sekaligus membantu tim finis di peringkat kelima dan memastikan tempat di Liga Champions musim depan. Pertandingan diakhiri dengan presentasi emosional di depan suporter.
Perpisahan emosional di Anfield
Suasana di Anfield dipenuhi tepuk tangan dan sorak dari publik yang hadir. Setelah laga, klub menyelenggarakan momen perpisahan untuk kedua pemain yang menjadi bagian penting tim selama hampir satu dekade. Kedua pemain terlihat berjuang menahan emosi saat menyapa penggemar.
Kata-kata dari Robertson dan Salah
Robertson menyampaikan apresiasinya kepada pendukung Liverpool yang selalu hadir mendukung tim setiap pekan. Ia mengakui musim ini tidak sesuai harapan, namun menekankan pentingnya memastikan tim tetap berlaga di panggung Eropa terbesar.
"Orang-orang ini datang dan mendukung kami setiap minggunya. Selama sembilan tahun kami selalu bermain di hadapan penonton yang terjual habis, mereka adalah detak jantung klub," ujar Robertson.
"Musim ini mengecewakan, tapi penting memastikan kami berada di Liga Champions. Saya senang saya dan Mo bisa meninggalkan klub di posisi di mana mereka masih akan bermain di panggung terbesar," tambahnya.
Sementara itu, Salah mengaku hari itu penuh emosi hingga membuatnya meneteskan air mata, termasuk saat sesi latihan. Ia menggambarkan perpisahan sebagai momen refleksi atas masa muda dan perjuangan yang mereka lalui bersama.
"Saya berpikir lebih banyak daripada yang saya lakukan sepanjang hidup saya, sangat sulit meninggalkan tempat seperti ini, saya juga sedikit menangis di tempat latihan," kata Salah.
"Saya bukan orang yang emosional, kalian jarang melihatnya di media, selalu lihat saya tangguh dan agresif tapi di dalam diri saya menganggapnya seperti bayi, kami meninggalkan masa muda kami di sini," tambahnya.
Salah juga memuji rekan setimnya. Ia menilai para penggemar akan selalu menghargai pemain yang bertarung dan memberikan segalanya di lapangan. Menurut Salah, Robertson termasuk sosok yang sangat dicintai karena dedikasinya.
Dampak hasil dan prospek ke depan
Hasil imbang lawan Brentford mengakhiri musim yang beragam bagi Liverpool. Meski ada kekecewaan, finis di posisi kelima memberi keuntungan kompetitif berupa kembalinya klub ke ajang Liga Champions. Perpisahan Robertson dan Salah menandai akhir era penting dalam sejarah klub, dan meninggalkan warisan yang akan terus dikenang suporter.
Ke depan, Liverpool dihadapkan pada tugas merancang ulang skuat dan mengisi ruang yang ditinggalkan dua pemain senior ini. Bagi suporter, momen itu tetap menjadi malam penghargaan untuk kontribusi panjang kedua pemain di Anfield.
Berita Terkait
Raymond/Joaquin Mundur dari Singapore Open 2026 Karena Cedera
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin batal turun di Singapore Open 2026 karena Raymond mengeluhkan nyeri pada lutu...
Eliano Reijnders Terpukau Saat Persib Juara Super League
Eliano Reijnders terpukau oleh dukungan Bobotoh saat Persib mengunci gelar Super League 2025/2026 di GBLA us...
2.883 Personel Amankan Pawai Kemenangan Persib di Bandung
2.883 personel gabungan mengamankan pawai kemenangan Persib Bandung pada 24 Mei 2026 untuk mengantisipasi ke...
Ribuan Bobotoh Padati Asia Afrika Sambut Konvoi Persib
Ribuan Bobotoh memadati Jalan Asia Afrika, Bandung, Minggu 24 Mei 2026, menyambut konvoi juara Persib dan pe...
De Zerbi Minta Tottenham Bertarung Maksimal Hadapi Everton
Roberto De Zerbi meminta Tottenham tampil maksimal saat menjamu Everton pada 24 Mei 2026 demi mengamankan st...
Tottenham di Ujung Tanduk: Laga Kontra Everton Penentu Nasib
Tottenham butuh minimal satu poin melawan Everton (24 Mei 2026) untuk selamat dari degradasi; laga di Totten...