Maarten Paes Pahlawan, Ajax Lolos Kualifikasi Liga Konferensi
Maarten Paes menjadi penentu saat Ajax mengalahkan FC Utrecht lewat adu penalti 4-3 dan mengunci tiket kualifikasi Liga Konferensi Eropa 2026/2027. Laga final play-off Eredivisie digelar di Stadion Kras, Volendam, Senin, 25 Mei 2026.
Ringkasan pertandingan
Ajax dan Utrecht bermain imbang 0-0 selama waktu reguler. Skor tetap 0-0 setelah babak tambahan, sehingga juara ditentukan lewat adu penalti.
Di extra time, Davy Klaassen memecah kebuntuan untuk Ajax. Utrecht kemudian menyamakan lewat Gjivai Zechiel sehingga skor akhir waktu permainan tetap 1-1.
Penalti dan aksi Paes
Adu penalti menjadi momen krusial yang menobatkan Maarten Paes sebagai pahlawan. Kiper berusia 28 tahun itu menggagalkan dua eksekusi penalti lawan dan membawa Ajax menang 4-3.
Sebelum adu penalti, Paes juga tampil solid sepanjang 120 menit pertandingan. Ia tercatat melakukan tiga penyelamatan penting selama laga, menjaga peluang Ajax tetap hidup.
"Saya mencoba mengatakan beberapa hal kepada Haller,"
Paes mengaku menerapkan strategi psikologis saat menghadapi eksekutor lawan. Pengetahuan tentang kebiasaan Sebastien Haller disebutnya membantu membaca arah tendangan.
Dalam adu penalti, upaya Sebastien Haller gagal menembus pertahanan Paes. Paes kemudian kembali menepis tendangan Souffian El Karouani, memastikan kemenangan bagi Ajax.
Dampak bagi Ajax dan sepak bola Indonesia
Kemenangan ini membawa Ajax ke babak kualifikasi Liga Konferensi Eropa 2026/2027. Hasil tersebut juga memberi peluang bagi pemain berdarah Indonesia tampil di kompetisi antarklub Eropa.
Nama Maarten Paes kini mendapat sorotan lebih luas. Klub mengenang aksi sang kiper di media sosial resmi mereka dengan pesan berikut.
"Menyelamatkan dua penalti vs FC Utrecht: Maarten Paes!"
Unggahan itu juga disertai emoji bendera Indonesia, menandai sorotan khusus terhadap identitas Paes.
Prospek ke depan
Kualifikasi ke kompetisi Eropa membuka peluang besar bagi Ajax dan memberi momentum positif bagi karier Paes. Tim akan bersiap menghadapi babak kualifikasi yang menentukan nasib di musim depan.
Di sisi yang lebih luas, keberhasilan Paes menambah cerita penting bagi keterlibatan pemain berasosiasi Indonesia di level klub Eropa. Ajax kini menatap tantangan baru musim depan dengan kepercayaan diri meningkat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sepak Takraw Putra Indonesia Raih Perak di Asian Games 2026
Tim sepak takraw putra Indonesia meraih medali perak nomor men's quadrant Asian Games 2026 setelah kalah 1-2...
Ferran Torres Cedera, Carlos Espi Dipanggil Perkuat Spanyol
Ferran Torres absen karena cedera pergelangan kaki kiri; Carlos Espi dari Real Madrid dipanggil menggantikan...
Tuchel Ingatkan Inggris Tetap Fokus Hadapi Kroasia di Rijeka
Thomas Tuchel meminta Inggris tetap fokus jelang laga UEFA Nations League melawan Kroasia di Rijeka, setelah...
Tyler Adams Kembali Jadi Kapten Timnas Amerika Serikat
Tyler Adams ditunjuk kembali sebagai kapten Timnas Amerika Serikat menjelang Piala Dunia 2030; Pochettino me...
PSIS Semarang Bidik Tiga Poin Lawan Adhyaksa FC di Jatidiri
PSIS Semarang menjamu Adhyaksa FC di Jatidiri (3 Okt). Widodo minta pemain percaya diri tanpa overconfidence...
Dewa United Fokusi Kembangkan Pemain Lokal untuk IBL 2027
David Singleton ditunjuk pelatih Dewa United untuk IBL 2027 dan akan memberi peluang lebih besar bagi pemain...