Polres Labuhanbatu Gelar Sosialisasi dan Bansos di Posko KBN
Rantauprapat — Polres Labuhanbatu menggelar sosialisasi dan pemberian bantuan sosial (bansos) di Posko Kampung Bebas dari Narkoba (KBN), Lingkungan Bangunan, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Jumat (19/6). Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran masyarakat dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan dan peserta
Acara dipimpin langsung oleh Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya dan dihadiri Dandim 0209/LB Letkol Kav Hanung Kaptiaji. Hadir pula tokoh agama Ustadz Alfan, para pejabat utama Polres, organisasi anti narkoba, insan pers, aktivis, mahasiswa, masyarakat, serta anak-anak yatim.
Agenda acara meliputi penyuluhan bahaya narkoba dan penyerahan bansos kepada warga dan anak yatim. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, sekaligus memperkuat ikatan antara aparat dan masyarakat setempat.
Pesan kapolres
Dalam sambutannya, Kapolres menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat sebagai garda terdepan pencegahan narkoba. Ia berharap Posko KBN menjadi wadah pelaporan dan edukasi untuk seluruh warga.
"Melalui Posko KBN ini, kami berharap masyarakat memiliki wadah untuk meningkatkan kesadaran, melakukan pencegahan, memberikan edukasi, serta melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungannya," ujar Kapolres.
"Narkoba adalah musuh bersama. Kuatkan iman kita agar tidak mudah terpapar narkoba. Polres Labuhanbatu sudah banyak melakukan upaya penegakan hukum terhadap pelaku narkoba, begitu juga Kodim yang turut membantu kami," tambahnya.
Sinergi aparat dan masyarakat
Polres menegaskan langkah penegakan hukum akan terus berjalan. Namun, upaya preventif melalui Posko KBN dianggap sama pentingnya. Dengan sinergi aparat keamanan, tokoh agama, dan relawan, diharapkan peredaran narkoba di daerah dapat diminimalkan.
Penyerahan bansos juga dimaksudkan untuk mempererat hubungan antara polisi dan warga. Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya membangun lingkungan yang sehat dan aman.
Implikasi ke depan
Keberadaan Posko KBN di Padang Matinggi diharapkan menjadi model bagi kelurahan lain. Jika didukung aktif oleh masyarakat, posko bisa berfungsi sebagai pusat pengawasan dan edukasi berkelanjutan.
Ke depan, Polres berencana memperkuat program edukasi dan patroli terpadu bersama Kodim untuk menekan angka peredaran narkoba di wilayah hukum Labuhanbatu.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...