PLN Siapkan Pengamanan Kelistrikan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
PT PLN (Persero) UID Jakarta Raya menyiapkan pengamanan kelistrikan berlapis guna mendukung penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung 25 September–5 Oktober 2026. Semua pertandingan Grup A digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, sehingga fokus kesiapan utama difokuskan pada stadion dan lokasi latihan.
Rangkaian pengamanan di SUGBK
Di SUGBK, PLN menerapkan sistem pengamanan kelistrikan enam lapis. Sistem ini didukung oleh tiga subsistem, lima gardu induk, dan enam penyulang untuk memastikan distribusi tenaga tetap stabil selama pertandingan berlangsung.
Cadangan daya dan fasilitas penopang
Untuk mengantisipasi gangguan, PLN menyiagakan Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan total kapasitas 1.260 kVA. UPS tersebut disiapkan khusus untuk menopang kebutuhan listrik lampu pertandingan dan sejumlah fasilitas penting lain di stadion.
Penempatan personel dan penjagaan 24 jam
Ratusan petugas PLN dikerahkan dan bersiaga selama 24 jam di titik-titik lokasi pertandingan dan venue latihan. Personel ini bertugas melakukan pemantauan, respon cepat terhadap gangguan, dan koordinasi lapangan dengan pihak stadion.
Cakupan lokasi latihan
Selain SUGBK, PLN memastikan pasokan listrik dan pengamanan di sejumlah lokasi latihan, antara lain:
- Stadion Madya
- Lapangan AB Senayan
- Lapangan STIK
Pernyataan pejabat terkait kesiapan
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur pendukung demi lancarnya ajang internasional ini.
Kesiapan seluruh aspek pendukung menjadi penting. Sehingga pertandingan berlangsung aman dan lancar.
Erick juga memberi apresiasi khusus kepada PLN atas dukungan teknisnya.
Keandalan listrik menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan stadion dan seluruh fasilitas pertandingan.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyatakan setiap langkah teknis telah disiapkan untuk memastikan pasokan listrik tetap terjaga selama turnamen.
Kami ingin seluruh perhatian masyarakat tertuju pada semangat kompetisi dan prestasi para atlet. Sehingga kesiapan terus kami lakukan
Implikasi dan langkah ke depan
Kesiapan PLN akan menjadi salah satu penentu kelancaran pelaksanaan pertandingan, baik untuk penonton di stadion maupun siaran televisi dan fasilitas media. Ke depan, PLN akan terus memantau kondisi sistem dan meningkatkan koordinasi dengan panitia penyelenggara untuk menutup celah operasional yang mungkin muncul.
Dengan pengamanan berlapis, cadangan UPS, dan personel 24 jam, penyelenggara berharap gangguan listrik tidak mengganggu jalannya pertandingan Grup A dan keseluruhan FIFA ASEAN Cup 2026.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Garudayaksa FC Rekrut Dua Pemain Muda untuk BRI Super League
Garudayaksa FC resmi merekrut Azizu Milanesta dan Tristan Raissa Ibrahim untuk memperkuat skuad jelang BRI S...
Gakpo Selamatkan Belanda 1-1 vs Jerman di Debut Xavi dan Klopp
Cody Gakpo menyamakan pada menit ke-92, membawa Belanda imbang 1-1 lawan Jerman di debut Xavi dan Klopp, Jum...
Peluang Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Estu Santoso menilai Timnas Indonesia berpeluang besar juarai FIFA ASEAN Cup 2026 berkat kedalaman skuad; la...
Menpora Jelaskan Alasan Si Jalak Harupat Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026
Menpora Erick Thohir menyebut Si Jalak Harupat dipilih karena memenuhi penilaian FIFA, pengalaman gelar inte...
Debut Klopp dan Xabi Hernandez Berakhir Imbang 1-1
Jurgen Klopp dan Xabi Hernandez menjalani debut sebagai pelatih Jerman dan Belanda, bertemu di Johan Cruyff...
Timnas Indonesia Yakin Bisa Kalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup
Pengamat optimis Timnas Indonesia berpeluang menang lawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, kunci: fokus pem...