Klopp Puas, Jerman Imbang 1-1 vs Belanda dan Butuh Perbaikan
Pelatih Jerman Jürgen Klopp menyatakan puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Belanda di Johan Cruyff Arena, Jumat, 25 September 2026, namun ia menilai timnya masih bisa meningkatkan kualitas permainan, khususnya penguasaan bola dan duel kedua.
Ringkasan pertandingan
Felix Nmecha membawa Jerman unggul pada menit ke-32. Belanda kemudian menyamakan skor melalui Cody Gakpo pada menit-menit akhir pertandingan. Hasil imbang mencerminkan jalannya laga yang sengit dan saling menekan sepanjang 90 menit.
Penilaian Jürgen Klopp
Klopp menilai kedua tim menunjukkan kualitas dan motivasi yang kuat. Menurutnya, kedua tim ingin membuktikan kemampuan masing-masing setelah mendapat kritik sebelumnya.
"Anda menyaksikan dua tim sepak bola yang bagus dalam situasi yang sama. Kedua tim ingin membuktikan bahwa mereka tidak seburuk yang digambarkan orang, dan hal itu terlihat jelas dalam pertandingan tersebut."
Pelatih asal Jerman itu mencatat timnya bermain lebih baik pada 10 menit pertama, namun kesulitan menghadapi tekanan lawan pada 10 menit terakhir. Klopp juga menyoroti masalah saat perebutan bola kedua.
"Jika segala sesuatunya belum sepenuhnya teratur, maka akan tiba saatnya di mana Anda harus berjuang keras. Terlebih untuk memenangkan perebutan bola."
"Kami bisa bermain sepak bola dengan lebih baik dan lebih banyak menguasai bola dan kadang-kadang kami justru merugikan diri sendiri dalam perebutan bola kedua. Ini adalah pertandingan yang melelahkan bagi kedua tim."
Komentar kapten Joshua Kimmich
Kapten tim, Joshua Kimmich, juga menilai laga berlangsung ketat. Ia melihat sejumlah aspek permainan Jerman berjalan baik, terutama pada fase awal pertandingan saat tim berhasil menciptakan peluang setelah unggul 1-0.
"Itu adalah pertandingan yang sengit di mana tidak semuanya berjalan sempurna, tetapi banyak hal yang terasa baik di lapangan, terutama di awal pertandingan. Setelah kami unggul 1-0, kami mendapat peluang besar lainnya."
Kimmich menjelaskan perubahan pendekatan tim setelah unggul. Jerman lebih banyak bertahan untuk menjaga struktur permainan ketika tidak menguasai bola.
"Di babak kedua, kami berkonsentrasi untuk bermain lebih ke belakang. Tetapi pada saat yang sama mencari struktur dasar tentang bagaimana kami ingin bermain saat tidak menguasai bola."
Ia menilai hasil imbang mencerminkan keseimbangan permainan.
"Secara keseluruhan, hasil imbang adalah hasil yang adil."
Jadwal dan prospek ke depan
Jerman akan melanjutkan kampanye UEFA Nations League dengan menghadapi Yunani pada laga berikutnya. Pertandingan itu menjadi kesempatan bagi Jerman untuk meraih kemenangan pertama dan memperbaiki aspek yang disorot Klopp, terutama penguasaan bola dan duel kedua.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Garudayaksa FC Rekrut Dua Pemain Muda untuk BRI Super League
Garudayaksa FC resmi merekrut Azizu Milanesta dan Tristan Raissa Ibrahim untuk memperkuat skuad jelang BRI S...
Gakpo Selamatkan Belanda 1-1 vs Jerman di Debut Xavi dan Klopp
Cody Gakpo menyamakan pada menit ke-92, membawa Belanda imbang 1-1 lawan Jerman di debut Xavi dan Klopp, Jum...
Peluang Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Estu Santoso menilai Timnas Indonesia berpeluang besar juarai FIFA ASEAN Cup 2026 berkat kedalaman skuad; la...
Menpora Jelaskan Alasan Si Jalak Harupat Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026
Menpora Erick Thohir menyebut Si Jalak Harupat dipilih karena memenuhi penilaian FIFA, pengalaman gelar inte...
Debut Klopp dan Xabi Hernandez Berakhir Imbang 1-1
Jurgen Klopp dan Xabi Hernandez menjalani debut sebagai pelatih Jerman dan Belanda, bertemu di Johan Cruyff...
Timnas Indonesia Yakin Bisa Kalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup
Pengamat optimis Timnas Indonesia berpeluang menang lawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, kunci: fokus pem...