Ketua PKK Aceh Dukung IWPG Gelar Pendidikan Perdamaian
Banda Aceh — Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir, menyatakan dukungan atas inisiasi International Woman’s Peace Group (IWPG) yang memilih Aceh sebagai lokasi pelaksanaan pendidikan perdamaian. Pernyataan itu disampaikan saat Marlina menerima kunjungan Ketua IWPG Ana Milana Puspita Sari pada Kamis, 18 Juni, di Banda Aceh.
Kunjungan dan apresiasi
Pertemuan berlangsung secara silahturahmi dan membahas rencana pelatihan yang menyasar berbagai kelompok masyarakat. Marlina menilai Aceh layak menjadi fokus karena sejarah panjang konflik yang membutuhkan upaya rekonsiliasi berkelanjutan.
Aceh memiliki sejarah panjang tentang konflik. Karena itu, kami mengapresiasi inisiasi IWPG yang telah memilih Aceh menjadi salah satu daerah fokus pelaksanaan pendidikan perdamaian,
Pendidikan perdamaian untuk kader PKK
Marlina, yang akrab disapa Kak Na, menyatakan program ini penting dan layak diperluas. Ia mengusulkan agar pendidikan perdamaian tidak hanya diarahkan kepada LSM dan aktivis, tetapi juga kepada jajaran PKK hingga tingkat dasar.
Ini merupakan program yang luar biasa, kami tentu sangat mendukung ini. Ke depan, pendidikan perdamaian tentu harus kita perluas, tidak hanya kepada teman-teman LSM dan aktifis tetapi juga kepada jajaran di PKK,
Menurut Marlina, kader PKK bekerja langsung di tingkat warga atau dasa wisma, sehingga materi tentang perdamaian dan penyelesaian konflik memiliki nilai praktis yang tinggi untuk memperkuat harmoni sosial di tingkat paling bawah.
Tanggapan IWPG dan rencana tindak lanjut
Ketua IWPG, Ana Milana, menyambut baik masukan untuk menggandeng PKK. Ia menyampaikan bahwa usulan serupa juga muncul saat pihaknya beraudiensi dengan Menteri Dalam Negeri.
Benar ibu, masukan untuk menggandeng teman-teman PKK juga kami terima saat beraudiensi dengan Menteri Dalam Negeri. Kami juga sependapat dengan ibu, sebaran kader PKK hingga ke level dasa wisma tentu memiliki efek yang sangat baik. Jadi, ke depan kami tentu akan segera menindaklanjuti ini,
Tentang IWPG dan program PLT
Ana Milana menjelaskan bahwa IWPG adalah organisasi internasional yang berkantor pusat di Seoul, Korea Selatan, dengan fokus pada isu perdamaian, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak. Salah satu program yang sedang dijalankan adalah Peace Leadership and Training (PLT).
Saat ini, lanjut Ana Milana, peserta dari Aceh tengah mengikuti kegiatan Pra PLT yang diselenggarakan di Balai Syura Inong Aceh. Kegiatan ini dipandang sebagai batu loncatan untuk memperluas pelatihan ke jaringan komunitas yang lebih luas.
Kesimpulan dan prospek
Pertemuan tersebut melibatkan pengurus TP PKK Aceh serta pengurus Balai Syura Inong Aceh. Kedua pihak sepakat untuk menindaklanjuti rencana pelibatan kader PKK dalam program pendidikan perdamaian, dengan harapan memperkuat rekonsiliasi dan ketahanan sosial di tingkat akar rumput.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
ASPERA Mini Studio: Transformasi Digital Pembelajaran Speaking SAS
ASPERA Mini Studio hadir sebagai sistem pembelajaran speaking digital di SAS, memadukan studio, multimedia,...
Subulussalam Beringin Menuju Desa Definitif, BIG Lakukan Verifikasi Batas
Desa Persiapan Subulussalam Beringin menjalani verifikasi batas wilayah oleh BIG setelah peroleh kode regist...
Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Lonjakan Perceraian dan Kekerasan Anak
Ketua DPRK Banda Aceh kunjungi Mahkamah Syar'iyah, soroti lebih dari 300 perkara perceraian Jan–Sep 2026 dan...
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...