PDI Perjuangan Trenggalek Latih Kader Perempuan sebagai Penggerak Akar Rumput
Trenggalek — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelar pelatihan untuk memperkuat peran kader perempuan sebagai penggerak akar rumput. Kegiatan bertajuk Pendidikan Politik Pelatihan Perempuan Penggerak Akar Rumput digelar pada Minggu, 28 Juni 2026, di Aula Kantor DPC PDI Perjuangan Trenggalek. Tujuannya agar kader lebih dekat dengan masyarakat dan efektif menyosialisasikan program partai.
Peserta dan lokasi kegiatan
Pelatihan dihadiri ratusan kader perempuan dari 14 Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Trenggalek. Acara juga dihadiri para wakil rakyat perempuan setempat. Kader datang dari berbagai kecamatan, termasuk Munjungan, Bendungan, dan Pule, meski harus menempuh perjalanan jauh.
Materi: komunikasi publik dan penguatan kapasitas
Agenda fokus pada teknik komunikasi publik dan pembangunan kepercayaan diri saat berbicara di hadapan masyarakat. Narasumber utama adalah penyiar dan influencer asal Trenggalek, Berdit Zanzabela, yang memberikan panduan praktik agar peserta terbiasa berbicara di ruang publik.
Bisa karena biasa. Berbicara di depan masyarakat tidak sulit kalau kita sudah terbiasa,
Kata pengurus partai
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, menekankan posisi strategis perempuan dalam menyosialisasikan program partai. Pembinaan dilakukan secara berkelanjutan untuk menjembatani program partai dengan kebutuhan masyarakat.
Pendidikan politik ini penting karena perempuan menjadi ujung tombak dalam menyosialisasikan program-program partai. Karena itu kami menyatukan visi dan misi agar cita-cita partai dapat diwujudkan bersama,
Perempuan menjadi salah satu ujung tombak partai. Karena itu pembinaan terus kami lakukan agar mampu menjembatani program partai dengan masyarakat,
Doding juga memberi apresiasi atas semangat kader yang tetap hadir meski menempuh perjalanan berjam-jam.
Mereka menempuh perjalanan berjam-jam, tetapi tetap semangat mengikuti agenda partai,
Harapan dan dampak jangka panjang
Melalui pelatihan, DPC PDI Perjuangan Trenggalek berharap kader perempuan lebih percaya diri dan mampu membangun komunikasi efektif dengan warga. Penguatan kapasitas ini ditargetkan memperkuat peran perempuan di tingkat akar rumput sekaligus mempercepat penyerapan dan implementasi program partai di lapangan.
Implikasi: program berkelanjutan dan penguatan keterampilan komunikasi diyakini akan meningkatkan hubungan antara partai dan masyarakat. Jika terus dilaksanakan, pelatihan serupa bisa memperluas jangkauan program dan memperkuat representasi perempuan dalam politik lokal.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Prabowo–Megawati Dijadwalkan Bertemu Lagi pada 17 Oktober 2026
Pertemuan lanjutan Prabowo dan Megawati direncanakan 17 Oktober 2026 setelah pertemuan singkat di kediaman M...
DPRD Minta Timsel Independen dalam Seleksi Direksi 5 BUMD Surabaya
DPRD Surabaya minta Timsel independen agar seleksi direksi lima BUMD bebas tekanan politik; pendaftaran dipe...
Raperda APBD 2027 Bondowoso: DPRD Pertanyakan Utang Rp45 Miliar
Wakil Ketua DPRD Bondowoso minta penjelasan rencana utang Rp45 miliar dalam Raperda APBD 2027, termasuk tuju...
PDI-P Minta Penjelasan Urgensi Audit Forensik BPKH
Wakil Ketua Komisi VIII minta Kemenag jelaskan dasar urgensi audit forensik BPKH agar pengawasan berbasis fa...
Tiga Pilar Cup Ngawi Dongkrak UMKM dan Dukung Persinga
Turnamen Tiga Pilar Cup Ngawi menarik penonton, memasuki babak delapan besar, dan menggerakkan UMKM serta du...
Surabaya Abaikan Desil sebagai Acuan Bansos, Verifikasi Dilakukan Langsung
Pemkot dan DPRD Surabaya sepakat desil tak lagi jadi patokan bansos; verifikasi dilakukan lewat forum RT ter...