Unimed Latih Kader PKK Medan Estate Bikin Es Krim Buah
Tim dosen Program Studi Gizi Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar pengabdian masyarakat dengan pelatihan pembuatan es krim buah dan edukasi kewirausahaan pada Rabu, 20 Mei 2026, di Aula Kantor Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang. Kegiatan bertujuan memberdayakan kader TP PKK melalui pemanfaatan pangan lokal untuk usaha rumahan.
Agenda dan pelaksana
Kegiatan diinisiasi oleh enam dosen Prodi Gizi Unimed dan didukung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unimed. Tim juga melibatkan dua mahasiswa prodi gizi sebagai pendamping kegiatan. Acara dibuka resmi oleh Kepala Desa Medan Estate dan diikuti oleh sekitar 40 peserta kader PKK setempat.
- Muhammad Edwin Fransiari, M.K.M.
- Erni Rukmana, S.Gz., M.Si.
- Kalasta Ayundha Putri, M. Kes.
- Latifah Rahman Nurfazriah, S.Pd., M. Kes.
- Meintansari Manik, S. Tr. Gz., M. Gz.
- Zulfa Nur Hanifa, S. TP., M. Si.
Materi: gizi, pangan lokal, dan demonstrasi
Peserta menerima sosialisasi pendidikan gizi yang menekankan Konsep Gizi Seimbang dan pemanfaatan pangan lokal untuk meningkatkan nilai gizi produk olahan rumahan. Selanjutnya, tim melakukan demonstrasi pembuatan es krim menggunakan buah naga sebagai bahan utama.
Pelatihan disampaikan secara interaktif agar kader dapat segera mempraktikkan proses produksi, standarisasi resep, serta teknik pengemasan dan penyajian untuk menjangkau pasar lokal.
Penyerahan alat dan dukungan
Sebagai bagian program, tim Unimed menyerahkan peralatan dan bahan pembuatan es krim kepada pihak kelurahan. Penyerahan disaksikan perangkat kantor desa, pimpinan dan kader PKK, serta perwakilan LPPM Unimed. Bantuan ini dimaksudkan untuk memudahkan peserta menerapkan praktik kewirausahaan yang dipelajari.
Respon peserta dan harapan
“Melalui sosialisasi, pelatihan, dan pemberian alat bantu ini, kami ingin membekali masyarakat agar bisa turut serta dalam mengembangkan kewirausahaan dan potensi bisnis Es Krim Buah,”
kata Ketua tim pengabdian, Muhammad Edwin Fransiari, M.K.M. Ketua TP PKK Desa Medan Estate, Nurli Nasution, juga menyambut baik program ini dan berharap pelatihan menjadi ide bisnis baru yang berdaya jual untuk kader PKK Medan Estate.
Dampak dan tindak lanjut
Kegiatan ini memperlihatkan langkah praktis Unimed dalam mendorong kemandirian ekonomi berbasis pangan lokal. Ke depan, model pelatihan serupa diharapkan direplikasi untuk desa lain agar potensi usaha rumahan dapat tumbuh dan berkontribusi pada pembangunan komunitas yang lebih sehat dan mandiri.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
ASPERA Mini Studio: Transformasi Digital Pembelajaran Speaking SAS
ASPERA Mini Studio hadir sebagai sistem pembelajaran speaking digital di SAS, memadukan studio, multimedia,...
Subulussalam Beringin Menuju Desa Definitif, BIG Lakukan Verifikasi Batas
Desa Persiapan Subulussalam Beringin menjalani verifikasi batas wilayah oleh BIG setelah peroleh kode regist...
Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Lonjakan Perceraian dan Kekerasan Anak
Ketua DPRK Banda Aceh kunjungi Mahkamah Syar'iyah, soroti lebih dari 300 perkara perceraian Jan–Sep 2026 dan...
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...