Kemenbud Buka Pameran Panorámica: Seni Uruguay di Galeri Nasional
Kementerian Kebudayaan meresmikan pameran seni rupa Panorámica: Uruguay Exhibition Art di Galeri Nasional, Jakarta Pusat. Peresmian dilakukan oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada Kamis malam, 4 Juni 2026. Pameran ini digelar untuk memperingati 60 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Uruguay serta memperkenalkan seni kontemporer Uruguay kepada publik Indonesia. Pameran akan dibuka untuk umum pada 5–28 Juni 2026.
Peresmian dan tujuan pameran
Fadli Zon mengatakan pameran memberi ruang bagi masyarakat Indonesia memahami ekspresi artistik Uruguay. Ia menilai karya-karya yang dipamerkan mampu menyampaikan sejarah, budaya, dan realitas kontemporer masyarakat Uruguay. Menurutnya, seni adalah bahasa universal yang menghubungkan lintas budaya.
"Pameran ini memberikan kesempatan berharga bagi masyarakat Indonesia untuk mengenal ekspresi artistik Uruguay lebih dekat. Melalui lukisan dan narasi visual, pengunjung diajak memahami sejarah, budaya, serta realitas kontemporer masyarakat Uruguay,"
Karya, peserta, dan dialog antar-seniman
Pameran mempertemukan dua perupa Uruguay: Luis Fabini yang menampilkan karya fotografi dan Manuel Rodriguez sebagai pelukis. Kurasi menekankan narasi visual yang memetakan hubungan antara identitas, alam, dan kehidupan sehari-hari di Uruguay.
Selain penayangan karya, pameran dimaksudkan sebagai ruang pertukaran gagasan antara seniman Indonesia dan Uruguay. Penyelenggara berharap dialog kreatif ini memperluas pemahaman publik terhadap keragaman budaya global.
Pernyataan diplomatik
Duta Besar Uruguay untuk Indonesia, Christina Gonzalez, menyambut inisiatif ini sebagai momentum penting untuk memperkenalkan budaya negaranya. Ia menekankan nilai universal seni dalam membangun dialog antarbangsa.
"Melalui seni, kita dapat membangun dialog yang melampui batas geografis dan bahasa. Pameran Panorámica mempresentasikan semangat Uruguay sekaligus menunjukan nilai-nilai universal yang dekat dengan budaya Indonesia,"
Waktu, lokasi, dan tiket
Pameran dibuka secara publik mulai 5 hingga 28 Juni 2026 di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat. Pengunjung dapat mengatur kunjungan selama jam operasional galeri.
- Periode: 5–28 Juni 2026
- Lokasi: Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat
- Jam buka: Selasa–Minggu (sesuai jam operasional Galeri Nasional)
- Harga tiket: Rp25.000–Rp150.000
- Perupa: Luis Fabini (fotografi), Manuel Rodriguez (lukisan)
Makna dan prospek
Penyelenggaraan pameran ini dinilai terjadi pada momentum positif bagi seni rupa Indonesia. Fadli Zon menyebut karya seniman Indonesia kian mendapat perhatian internasional, dan pameran bilateral seperti ini diharapkan memperkuat jaringan budaya kedua negara. Ke depan, kegiatan serupa dapat mendorong kolaborasi kuratorial dan residensi seni lintas-negara.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Lyodra Rilis "Terkunci di Kamu" dengan 10 Lagu, Kolab Bilal
Lyodra umumkan album "Terkunci di Kamu" rilis 9 Oktober 2026, berisi 10 lagu termasuk kolaborasi dengan Bila...
MEOVV Siap Comeback dengan Single Album "GO HARD"
MEOVV akan merilis single album "GO HARD" berisi dua lagu pada 12 Oktober; rilis membawa tema pendewasaan da...
Barasuara Ungkap Proses Kreatif Lagu 'Api dan Mimpi' untuk GJLS
Barasuara mengungkap proses pembuatan lagu "Api dan Mimpi" untuk film GJLS: Berapi-Api, dimulai dari DM Rige...
GJLS: Berapi-Api Rilis Trailer dan OST 'Api dan Mimpi'
Trailer dan poster GJLS: Berapi-Api dirilis; Barasuara bawakan OST 'Api dan Mimpi'. Film tayang 5 November 2...
Kenapa Piano Identik dengan Musik Klasik?
Piano melekat pada musik klasik karena sejarah, inovasi Cristofori, dan peran sentralnya sejak abad ke-18 hi...
Menbud Fadli Dorong Film Kepahlawanan Isi Bioskop Indonesia
Menbud Fadli Zon mendorong produksi film kepahlawanan agar mengisi bioskop, memperkuat identitas bangsa, dan...