Erick: Olahraga Investasi Bangsa, Bukan Sekadar Prestasi
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir
Olahraga untuk pembentukan karakter
Erick menekankan fungsi olahraga dalam membentuk sikap dan mental generasi muda. Menurutnya, pembiasaan olahraga menanamkan kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah.
"Olahraga adalah investasi bangsa dalam membangun karakter. Dari olahraga kita membentuk generasi yang memiliki fighting spirit, mau bekerja keras, disiplin, pantang menyerah, dan menjunjung tinggi sportivitas,"
Dengan demikian, ia meminta agar pembangunan olahraga dipandang sebagai upaya jangka panjang untuk mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas.
Dampak pada kesehatan masyarakat
Selain aspek karakter, Erick menyatakan olahraga berkontribusi langsung pada kesehatan publik. Kebiasaan hidup aktif berdampak pada kualitas hidup dan produktivitas tenaga kerja.
"Bangsa yang kuat adalah bangsa yang sehat. Karena itu, investasi olahraga juga merupakan investasi kesehatan bangsa agar masyarakat kita memiliki raga yang kuat untuk terus berkarya dan membangun Indonesia,"
Erick menyoroti pentingnya program olahraga massal untuk menurunkan beban penyakit tidak menular dan meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat.
Kontribusi ekonomi dan sport tourism
Erick juga memaparkan potensi ekonomi dari pengembangan industri olahraga. Investasi pada fasilitas, event, dan pariwisata olahraga dapat membuka lapangan kerja serta menggerakkan ekonomi lokal.
"Industri olahraga dan sport tourism bisa membuka lapangan pekerjaan, menciptakan perputaran ekonomi, dan memberikan multiplier effect bagi masyarakat. Jadi paradigma kita harus berubah, olahraga bukan biaya, olahraga adalah investasi untuk bangsa,"
Ia mendorong integrasi antara kebijakan olahraga dan strategi pengembangan ekonomi daerah. Hal ini dinilai mampu mempercepat pemulihan dan penciptaan peluang kerja.
Respons dari Kepala Negara
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat melalui sambungan video pada Kamis, 24 September 2026. Presiden memberikan apresiasi atas kerja keras para atlet setelah kemenangan melawan Tiongkok.
"Terima kasih saudara-saudara sekalian, terima kasih jerih payah saudara-saudara. Kalian berhasil meraih medali emas pertama,"
Peristiwa ini menegaskan momentum bagi pemerintah untuk memperkuat kebijakan olahraga yang menyentuh aspek sosial, kesehatan, dan ekonomi. Ke depan, implementasi kebijakan terpadu diharapkan mengubah paradigma publik terhadap peran olahraga dalam pembangunan nasional.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Suporter Timnas Cetak Rekor MURI lewat Koreografi 'BELIEVE'
Ribuan suporter membentuk koreografi 'BELIEVE' yang melibatkan 2.625 orang dan tercatat rekor MURI di SUGBK...
Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Anugerah sekaligus Kutukan
Herdman menyebut kartu merah Thom Haye anugerah sekaligus kutukan setelah Indonesia tahan imbang Malaysia 0-...
Mancini Terobati, Italia Bungkam Turki 4-1 dan Esposito Bersaudara Tampil Bersama
Italia menang 4-1 atas Turki pada 29 Sept; Mancini lakukan delapan pergantian, tiga debut, dan dua bersaudar...
Sandy Walsh Kembali Berlatih, Persib Masih Pantau Kondisinya
Sandy Walsh kembali berlatih bersama Persib, namun klub masih memantau kondisi dan menunggu lampu hijau medi...
Imam/Fairuz Gagal ke Perempat Final Voli Pantai Asian Games 2026
Imam Ahmad Faisal/Fairuz Bayhaqly tersingkir dari voli pantai Asian Games 2026 setelah kalah 13-21, 11-21 da...
Bintang/Sofyan Melaju ke Perempat Final Asian Games 2026
Bintang Akbar dan Sofyan Rachman lolos ke perempat final Asian Games 2026 setelah mengalahkan pasangan Oman...