GIIAS 2026: Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan dengan Canter Mania
JAKARTA — PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) memperkuat hubungan dengan komunitas Canter Mania saat pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Minggu 2 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menegaskan peran komunitas sebagai mitra strategis dalam pengembangan produk dan layanan untuk kebutuhan pelaku usaha, sejalan dengan perjalanan Mitsubishi Fuso selama 56 tahun di Indonesia dan lebih dari 1,4 juta kendaraan niaga yang telah beroperasi.
Komunitas sebagai mitra strategis
Ratusan anggota Canter Mania datang dari berbagai daerah, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, dan Bali. KTB mengundang komunitas ini ke booth Mitsubishi Fuso untuk berdiskusi langsung dengan tim penjualan dan layanan purna jual.
Kehadiran komunitas dimanfaatkan sebagai forum berbagi pengalaman, terkait pengelolaan armada, efisiensi operasional, praktik perawatan, dan strategi menghadapi tantangan bisnis di tengah kondisi pasar yang dinamis.
"Komunitas Canter Mania bukan lagi sekadar fanbase, tetapi menjadi komunikasi strategis perusahaan untuk memahami kebutuhan pasar, mengembangkan layanan, dan membantu pelanggan meningkatkan produktivitas bisnis,"
Aji Jaya, Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors.
Produk unggulan yang dipamerkan
Selama kunjungan, anggota Canter Mania melihat langsung lima produk utama yang menjadi sorotan Mitsubishi Fuso di GIIAS 2026. Penyajian produk ini juga menjadi ajang dialog untuk menyesuaikan fitur dengan kebutuhan operasional di lapangan.
- Canter Extra-Long Bus
- eCanter
- Canter FE 84G
- Fighter-X FM65F Tractor Head 4x2
- Fighter-X FN61 FSL Logistic
Manfaat bagi anggota dan pelaku usaha
Jaka Kristiawan, Ketua Umum Canter Mania Indonesia Community (CMIC), menilai komunitas memberi keuntungan praktis bagi anggotanya. Selain memperluas jaringan, komunitas berfungsi sebagai ruang saling membantu saat menghadapi masalah di perjalanan dan berbagi solusi operasional.
"Komunitas Canter Mania sudah seperti keluarga, apalagi kita hidup di jalan. Kadang kita menemui masalah di jalan, dengan adanya komunitas ini bisa saling menolong saat ada masalah di perjalanan,"
Jaka Kristiawan, Ketua Umum CMIC.
Implikasi dan langkah ke depan
Keterlibatan aktif komunitas menunjukkan pergeseran peran dari sekadar penghimpun pengguna menjadi mitra strategis bagi produsen. Bagi Mitsubishi Fuso, dialog langsung dengan komunitas membantu menyusun layanan dan produk yang lebih relevan dengan kebutuhan operasional pelaku usaha.
Ke depan, kolaborasi serupa berpotensi dikembangkan dalam bentuk program pelatihan teknis, layanan purna jual yang diperkuat, serta pengembangan produk yang lebih tersegmentasi untuk operator transportasi dan logistik.
Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.
Berita Terkait
Isuzu Sambut Harhubnas 2026 dan Perkuat Layanan Purna Jual
Isuzu sambut Harhubnas 17 Sep 2026 dengan memperkuat layanan purna jual, telematika Isuzu Link, dan line-up...
Changan Deepal S05: Medium SUV Listrik Mulai Rp509 Juta
Changan Indonesia luncurkan Deepal S05, medium SUV BEV dan REEV mulai Rp509 juta dengan diskon peluncuran Rp...
FIA Rallycross World Cup 2026 Digelar di Jakarta, Loeb Bakal Turun
FIA Rallycross World Cup 2026 digelar di Ancol, Jakarta pada 5-6 Desember; Sebastien Loeb dan pembalap Indon...
GIIAS Semarang 2026: Merek dan Mobil Baru Siap Tampil
GIIAS Semarang 2026 digelar 30 Sept–4 Okt di Muladi Dome UNDIP, menampilkan merek dan kendaraan baru sambil...
Wuling Resmikan Diler Kumala Sanur di Denpasar
Wuling dan PT Kumala Cemerlang Abadi meresmikan Diler Wuling Kumala Sanur di Jalan Bypass Ngurah Rai, Denpas...
GIIAS Bandung 2026 Sukses Jadi Magnet, Hadir 19 Merek
GIIAS Bandung 2026 ditutup 13 September dengan 19 merek tampil dan puluhan ribu pengunjung, menunjukkan antu...