Mazda Resmikan Pabrik Perakitan Pertama di Bogor
PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) meresmikan Mazda Indonesia Plant, pabrik perakitan pertama Mazda di Indonesia yang berlokasi di Citeureup, Kabupaten Bogor, pada akhir Juli 2026. Investasi lebih dari Rp400 miliar ini dimaksudkan untuk memperkuat kehadiran merek dan mendukung pertumbuhan jangka panjang Mazda di pasar lokal.
Investasi dan fasilitas pabrik
Pabrik berdiri di lahan hampir 65.000 meter persegi dan dirancang sesuai Mazda Global Manufacturing Standards. Fasilitas mencakup lini produksi, area validasi kualitas, serta test track khusus dan fasilitas pendukung lain yang mendukung proses produksi dan pengujian.
- Lini produksi dan perakitan
- Area validasi kualitas
- Dedicated test track
- Fasilitas pendukung sesuai standar global
Model awal dan kapasitas produksi
Pada tahap awal operasional, pabrik ini akan merakit Mazda CX-30 sebagai model lokal pertama. Kapasitas pabrik diperkirakan mencapai lebih dari 10.000 unit per tahun dengan pengoperasian dua shift, menyesuaikan perkembangan bisnis perusahaan.
Pengembangan SDM dan transfer teknologi
Seluruh personel produksi menjalani program pelatihan intensif dengan pendampingan langsung dari tenaga ahli Mazda Motor Corporation. Program ini juga merupakan bagian dari proses transfer pengetahuan manufaktur ke sumber daya manusia Indonesia.
Setiap personel dibekali filosofi Monozukuri, semangat Takumi Craftsmanship, serta zero defect mindset untuk menempatkan kualitas sebagai tanggung jawab setiap individu sejak awal proses produksi.
"Melalui investasi ini, kami menghadirkan standar manufaktur global Mazda sekaligus menegaskan komitmen jangka panjang kami untuk tumbuh bersama Indonesia dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri otomotif nasional. Kami juga ingin memastikan bahwa investasi ini tidak hanya menghadirkan kendaraan berkualitas global, tetapi juga menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi pelanggan, masyarakat, dan industri otomotif Indonesia,"
"Mazda Motor Corporation mendukung pengembangan Mazda Indonesia Plant melalui transfer pengetahuan manufaktur, sistem produksi, praktik manajemen kualitas, serta pengembangan kapabilitas Sumber Daya Manusia. Kami percaya bahwa kualitas dibangun oleh manusia, disempurnakan melalui proses yang disiplin, dan dipertahankan melalui perbaikan yang berkelanjutan,"
Dampak dan prospek
Peresmian pabrik ini dianggap sebagai tonggak penting bagi perjalanan Mazda di Indonesia sejak merek tersebut ditunjuk sebagai agen pemegang merek pada 2017. Selain memperkuat rantai pasok lokal, fasilitas ini diharapkan memberi kontribusi ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kapabilitas manufaktur otomotif nasional.
Ke depan, pabrik akan menyesuaikan kapasitas dan model yang dirakit berdasarkan perkembangan permintaan pasar dan strategi perusahaan.
Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.
Berita Terkait
Lima Model Wuling Capai TKDN 60%, Perkuat Produksi Lokal
Wuling mengumumkan lima model EV kini memiliki TKDN 60%, didukung perakitan baterai dan komponen lokal untuk...
Mekanik Bengkel di Banjarmasin Raih Rp1 Miliar dari Miliarder Yamaha
Rahman, mekanik asal Alalak Banjarmasin, memenangkan Rp1 miliar lewat program Miliarder Yamaha setelah membe...
Vespa Primavera 180 Hadir dengan Warna Baru Pink Sofisticato
Vespa Primavera 180 meluncurkan warna baru Pink Sofisticato untuk menambah pilihan personalisasi, hadir seja...
Checklist Perawatan Baterai Mobil Listrik agar Awet dan Tidak Cepat Rusak
Perawatan baterai mobil listrik penting untuk menghindari kerusakan dan biaya besar; cek rutin, atur pengisi...
Baterai Mobil Listrik Bisa Rusak, Ini Cara Menjaga Usianya
Baterai mobil listrik rentan rusak dan mahal diganti; ketahui penyebab, cakupan asuransi, dan cara merawat a...
Jelang Libur Panjang: Persiapan Road Trip agar Aman dan Nyaman
Menjelang libur panjang, pengendara disarankan mengecek kendaraan, kondisi fisik, dan membatasi waktu mengem...