MAXI Yamaha Day 2026 Jabar: Touring ke Kuningan Dihiasi Angklung
MAXI Yamaha Day 2026 digelar di Open Space Gallery, Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (25/7). Event ini diikuti lebih dari 800 biker dari berbagai kota di Jawa Barat dan mengusung tema "More Than Ride", menggabungkan touring, kegiatan komunitas, serta pengenalan kearifan lokal.
Rangkaian acara dan aktivitas utama
Acara utama berupa touring bersama menuju Kuningan, diikuti gathering dan kontes modifikasi untuk pengguna skutik premium MAXI Yamaha. Selain itu, panitia menyajikan kegiatan interaktif yang melibatkan seluruh peserta sejak pembukaan.
Pembukaan menampilkan permainan angklung massal dan tarian tradisional Tari Buyung. Penampilan ini memberi nuansa budaya yang kuat sebagai bagian dari pengalaman berkendara.
Kearifan lokal melekat lewat seni dan pendidikan
MAXI Yamaha Day tidak hanya menonjolkan aspek otomotif. Event ini juga memasukkan unsur kebudayaan dan pendidikan melalui sejumlah program CSR.
- Pembukaan dengan angklung bersama yang diiringi Tari Buyung.
- Pemberian ratusan alat musik tradisional angklung kepada sepuluh sekolah (SD dan SMP) di Kabupaten Kuningan.
Kolaborasi antara otomotif dan budaya tersebut dirancang untuk memperkuat semangat kebersamaan di komunitas pengguna MAXI Yamaha sekaligus mendukung pelestarian seni tradisional.
Alasan Kuningan jadi tuan rumah
Kuningan dipilih karena pesona alamnya, termasuk Gunung Ciremai, serta pertumbuhan pengguna MAXI Yamaha yang pesat di wilayah Priangan Timur. Kota ini dianggap strategis sebagai salah satu market penting bagi merek Yamaha.
"Priangan Timur merupakan salah satu wilayah yang pertumbuhan konsumen MAXI Yamaha-nya terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir," ujar Fitri Agustadhi, Chief Yamaha Area Jawa Barat.
Fitri menambahkan bahwa antusiasme komunitas di wilayah tersebut tinggi, sehingga penyelenggaraan di Kuningan merupakan bentuk apresiasi Yamaha kepada konsumen setempat.
Dampak acara dan harapan ke depan
Penyelenggaraan ini diharapkan memberi pengalaman berkendara yang lebih kaya, tidak sekadar touring. Yamaha berharap peserta mendapatkan kesan yang berkesan melalui perpaduan aktivitas touring, budaya, dan edukasi.
Ke depannya, integrasi budaya lokal dalam acara otomotif seperti ini dapat memperkuat hubungan antara merek, komunitas, dan masyarakat setempat, sekaligus mendorong pelestarian seni tradisional melalui dukungan korporasi.
Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.
Berita Terkait
Isuzu Sambut Harhubnas 2026 dan Perkuat Layanan Purna Jual
Isuzu sambut Harhubnas 17 Sep 2026 dengan memperkuat layanan purna jual, telematika Isuzu Link, dan line-up...
Changan Deepal S05: Medium SUV Listrik Mulai Rp509 Juta
Changan Indonesia luncurkan Deepal S05, medium SUV BEV dan REEV mulai Rp509 juta dengan diskon peluncuran Rp...
FIA Rallycross World Cup 2026 Digelar di Jakarta, Loeb Bakal Turun
FIA Rallycross World Cup 2026 digelar di Ancol, Jakarta pada 5-6 Desember; Sebastien Loeb dan pembalap Indon...
GIIAS Semarang 2026: Merek dan Mobil Baru Siap Tampil
GIIAS Semarang 2026 digelar 30 Sept–4 Okt di Muladi Dome UNDIP, menampilkan merek dan kendaraan baru sambil...
Wuling Resmikan Diler Kumala Sanur di Denpasar
Wuling dan PT Kumala Cemerlang Abadi meresmikan Diler Wuling Kumala Sanur di Jalan Bypass Ngurah Rai, Denpas...
GIIAS Bandung 2026 Sukses Jadi Magnet, Hadir 19 Merek
GIIAS Bandung 2026 ditutup 13 September dengan 19 merek tampil dan puluhan ribu pengunjung, menunjukkan antu...