Wali Kota Wesly Ajak Majelis Taklim Pematangsiantar Fokus Kontribusi Nyata
Pematangsiantar — Wali Kota Wesly Silalahi mengajak Majelis Taklim Silaturahmi Pematangsiantar untuk fokus pada program yang memberi kontribusi nyata bagi masyarakat. Ajakan itu disampaikan saat membuka Rapat Kerja (Raker) periode 2026–2031 di Convention Hall, Balai Harungguan Bolon, Parapat, Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Minggu (4/10).
Arahan Wali Kota dalam Raker
Wesly menekankan bahwa organisasi keagamaan harus menjadi ruang mempererat persaudaraan dan menjaga suasana toleran di kota. Ia meminta pengurus menjadikan Majelis Taklim sebagai kekuatan sosial yang membawa manfaat luas.
"Perbedaan bukanlah penghalang untuk bekerja bersama, justru menjadi kekuatan untuk membangun kota yang semakin baik."
Tema Raker dan tujuan strategis
Panitia mengusung tema "Meneguhkan Legalitas, Memperkuat Organisasi, Menyusun Program Strategis Menuju Majelis Taklim yang Profesional dan Berkemajuan". Menurut Wesly, tema itu relevan karena organisasi perlu legalitas jelas, tata kelola yang baik, program terarah, dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan zaman.
Wesly mengingatkan bahwa Raker bukan sekadar menyusun rencana, tetapi momentum evaluasi dan penentuan langkah nyata pelaksanaan program ke depan.
"Majelis Taklim tidak hanya menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, tapi juga dapat berperan dalam memperkuat silaturahmi, membangun kepedulian sosial, meningkatkan kualitas keluarga, mendukung pendidikan, pemberdayaan perempuan dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta ikut menciptakan lingkungan masyarakat yang harmonis dan saling menghargai."
Penghargaan dan kunjungan ke stan UMKM
Usai sambutan, Majelis Taklim Silaturahmi memberikan penghargaan kepada Wali Kota Wesly sebagai Tokoh Toleran. Ketua TP PKK, Ny. Liswati Wesly Silalahi, menerima penghargaan sebagai Tokoh Wanita Inspiratif dari Ketua Majelis Taklim Nita Maulida Damanik.
Wesly kemudian didampingi Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis dan Ade Sofianita dari Biro Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara—mewakili Gubernur—serta Ketua Majelis Taklim dan Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Tarmuji meninjau stan UMKM Majelis Taklim Silaturahmi.
Harapan kolaborasi dan implementasi
Wesly menegaskan Pemerintah Kota terbuka untuk kolaborasi dengan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, termasuk Majelis Taklim Silaturahmi. Ia berharap organisasi menjadi mitra strategis dalam membangun masyarakat yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras.
Wali Kota juga mengingatkan agar program yang disusun realistis, inovatif, dan dilaksanakan secara konsisten sehingga kepengurusan 2026–2031 mampu memberi kontribusi nyata bagi warga Pematangsiantar.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ratusan Dusun di Sumut Belum Dialiri Listrik, Perizinan Jadi Hambatan
Meski RE Sumut 99,86%, ratusan dusun belum dapat listrik karena perizinan kawasan hutan, lahan, dan akses ja...
Pemprov Sumut Siap Tindaklanjuti Aspirasi Hasil Reses DPRD
Pemprov Sumut menyatakan siap menindaklanjuti aspirasi hasil reses DPRD dengan mengurutkan usulan berdasarka...
Sopir Didakwa Jual Nomor Togel Sidney, Singapura, Hong Kong di Medan
Seorang sopir di Medan didakwa menjual nomor togel Sidney, Singapura, dan Hong Kong sejak Nov 2025; ia mener...
Wali Kota Medan Dukung Program Jaksa Sahabat Pendidik
Wali Kota Medan Rico Waas mendukung program Jaksa Sahabat Pendidik saat penandatanganan MOU 33 kabupaten/kot...
Kejati Sumut Luncurkan Jaksa Sahabat Pendidik untuk Cegah Korupsi Sekolah
Kejati Sumut meluncurkan Jaksa Sahabat Pendidik di Medan untuk mencegah korupsi proyek sekolah, namun soal b...
Kajati Sumut Tegaskan: Jangan Intervensi Kepala Sekolah
Kajati Sumut Muhibuddin menegaskan kepala daerah tak boleh mengintervensi kepala sekolah, saat peluncuran ho...