Antusias Non-Muslim Serahkan Hewan Kurban di Istiqlal
Menteri Agama Nasaruddin UmarMasjid Istiqlal, Jakarta, tinggi pada perayaan Iduladha 1447 H. Pernyataan itu disampaikan Rabu, 27 Mei 2026, ketika menjelaskan jumlah dan rencana distribusi daging kurban.
Antusiasme non-Muslim dan motif sosial
Nasaruddin mengatakan Iduladha identik dengan momen berbagi, sehingga masyarakat diharapkan dapat menikmati protein dari daging kurban. Karena itu, banyak warga non-Muslim yang ikut menyerahkan hewan kurban sebagai bentuk kepedulian sosial.
"Banyak sekali teman-teman kita dari non-Muslim juga menyerahkan hewan kurbannya. Bahkan separuh diantara hewan kurban yang kita sembelih, diantara 60-an itu berasal dari kawan-kawan kita dari masyarakat umum,"
Pernyataan itu menegaskan bahwa sumbangan dari non-Muslim diposisikan sebagai bantuan sosial, bukan sebagai pengganti kewajiban berkurban bagi umat Islam yang mampu.
Jumlah dan sumber hewan kurban
Data sementara panitia menunjukkan jumlah hewan yang diterima hingga hari pelaksanaan Salat Idul Adha terdiri dari:
- 63 ekor sapi
- 18 ekor kambing
- 1 ekor domba
Di antara sapi yang disumbangkan terdapat bantuan dari pejabat negara, yakni sapi dari Presiden Prabowo dengan berat sekitar 1,3 ton dan dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sekitar 1,2 ton. Selain individu, hewan kurban juga datang dari institusi dan perusahaan, termasuk sumbangan dari Gereja Katedral Jakarta.
Rencana distribusi daging kurban
Panitia Masjid Istiqlal menyatakan jumlah daging kurban akan terus bertambah seiring penerimaan hewan yang masuk. Daging nantinya akan didistribusikan ke berbagai pihak, antara lain:
- Masjid-masjid di wilayah Jabodetabek
- Pondok pesantren
- Majelis taklim
- Pegawai Masjid Istiqlal seperti satpam, cleaning service, dan office boy
Prosedur pembagian tanpa kupon
Untuk proses penyaluran, panitia tidak memberlakukan sistem kupon. Sebagai gantinya, panitia akan mengantar langsung daging kepada penerima yang membutuhkan. Langkah ini dimaksudkan agar distribusi lebih tepat sasaran dan terkoordinasi.
Dengan keterlibatan masyarakat lintas agama dan berbagai institusi, Masjid Istiqlal berharap momen Iduladha dapat menghadirkan nilai kemanusiaan dan pemerataan akses gizi bagi warga yang membutuhkan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...