Kediri Percepat Penurunan Pengangguran lewat Pelatihan dan Magang
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan fokus Pemkab pada penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) melalui pelatihan, sertifikasi, program padat karya, job fair, dan magang, sambil memperkuat kondusivitas daerah.
Prioritas: menekan TPT
Pemerintah Kabupaten Kediri menempatkan pengurangan angka pengangguran sebagai prioritas pembangunan. Pernyataan itu disampaikan Bupati Hanindhito Himawan Pramana saat mengikuti Rapat Koordinasi Forkopimda Regional Jawa-Bali di Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).
Menurutnya, upaya menekan TPT harus berjalan terpadu dengan kebijakan lain agar berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat.
Langkah konkret yang dijalankan
Pemkab telah menggelar serangkaian program untuk memperluas akses kerja. Program tersebut meliputi pelatihan keterampilan berbasis kebutuhan industri, sertifikasi kompetensi tenaga kerja, program padat karya, serta penyelenggaraan job fair dan program magang.
Tujuannya adalah menghubungkan pencari kerja dengan peluang yang sesuai dan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
Kondusivitas sebagai penopang pembangunan
Selain program ketenagakerjaan, Bupati menekankan pentingnya menjaga suasana aman sebagai syarat investasi dan keberlanjutan program pembangunan. Dalam Rakor Forkopimda, para menteri menekankan perlunya koordinasi antar-pemangku kebijakan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Evaluasi atas kejadian masa lalu juga menjadi fokus diskusi. Bupati mengakui ada agenda pembelajaran dari peristiwa yang sempat mengguncang daerah.
"Ini yang terus kita perjuangkan sampai hari ini. Pengurangan angka pengangguran tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kerja bersama dari semua pihak,"
"Ini akan menjadi evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Kediri agar ke depan kami bisa lebih kuat lagi dalam menjaga kondusivitas wilayah,"
Sinergi Forkopimda dan prospek ke depan
Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi antara Pemkab dan Forkopimda untuk memastikan stabilitas wilayah. Kerja sama ini dinilai krusial agar program-program penciptaan lapangan kerja berjalan optimal dan menarik investasi.
Dengan langkah terpadu—menggabungkan aspek keamanan dan pemberdayaan tenaga kerja—Pemkab berharap angka pengangguran dapat terus menurun dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan sekaligus pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Tiga Pilar Cup Ngawi Dongkrak UMKM dan Dukung Persinga
Turnamen Tiga Pilar Cup Ngawi menarik penonton, memasuki babak delapan besar, dan menggerakkan UMKM serta du...
Surabaya Abaikan Desil sebagai Acuan Bansos, Verifikasi Dilakukan Langsung
Pemkot dan DPRD Surabaya sepakat desil tak lagi jadi patokan bansos; verifikasi dilakukan lewat forum RT ter...
Puan Atur Pertemuan Prabowo–Megawati Bersama PDIP dan Gerindra
Puan Maharani akan mengatur pertemuan lanjutan antara Prabowo dan Megawati bersama PDIP dan Gerindra usai ku...
Sumenep Gelar Turnamen Sepak Bola Antar-SD 1 Oktober 2026
Pemkab Sumenep menggelar turnamen sepak bola antar-SD pada 1 Oktober 2026 untuk memetakan talenta lokal dan...
Surabaya Tetapkan Prioritas RAPBD 2027: Pendidikan, Kesehatan, Rutilahu
Pemkot Surabaya prioritaskan pendidikan, kesehatan, dan Rutilahu dalam RAPBD 2027 senilai Rp12,825 triliun u...
Prabowo Datangi Rumah Megawati untuk Takziah Guruh
Presiden Prabowo mendatangi kediaman Megawati pada 28/9/2026 untuk menyampaikan takziah atas wafatnya Guruh,...