All-Stars Kudus Juara MLSC All-Stars 2026 lewat Adu Penalti
All-Stars Kudus keluar sebagai juara MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026 setelah mengalahkan All-Stars Jakarta melalui adu penalti. Turnamen digelar pada 23-28 Juni 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Kompetisi usia dini ini diselenggarakan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife.
Ringkasan Final dan Hasil
Partai puncak berakhir tanpa gol setelah 90 menit dan perpanjangan waktu. Pertandingan ditentukan lewat adu penalti, di mana All-Stars Kudus menang 4-3. Dengan hasil itu, posisi akhir turnamen adalah: juara All-Stars Kudus, runner-up All-Stars Jakarta, dan posisi ketiga All-Stars Surabaya.
Jalannya Pertandingan
Laga final berjalan sengit sejak sepak mula. Kedua tim saling melancarkan serangan namun disiplin lini belakang menjaga skor tetap 0-0 sampai akhir waktu.
Skor akhir: 0-0 (Adu penalti: 4-3 untuk All-Stars Kudus). Kiper All-Stars Kudus, Queisha Sava Azzalfa, menjadi penentu dengan menggagalkan dua eksekusi penalti lawan.
'Tadi pertandingannya memang panas dan sampai adu penalti. Tapi kita sudah fokus dan sudah kerja keras, akhirnya bisa juara,'
Perebutan Tempat Ketiga
All-Stars Surabaya merebut tempat ketiga setelah menundukkan All-Stars Yogyakarta dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal dicetak oleh Agnia Nurul Fadhila Rohman pada menit ke-23, yang menentukan nasib kedua tim di laga penutup.
Dukungan PSSI dan Cetak Biru Sepak Bola Putri
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, hadir dan memberikan apresiasi atas kontinuitas turnamen ini. PSSI menilai MLSC selaras dengan rencana jangka panjang pembangunan tim nasional wanita.
Target PSSI adalah menyusun blueprint 10 tahun menuju Piala Dunia Wanita 2035. Turnamen seperti MLSC dianggap sebagai contoh kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem sepak bola putri yang inklusif.
Rencana Ekspansi MLSC
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, mengatakan MLSC akan memperluas jangkauan pembinaan musim depan. Ekspansi direncanakan ke beberapa kota untuk menambah basis pemain dan kompetisi.
- Jayapura
- Garut
- Jakarta (dibagi dua regional: Jakarta Timur dan Jakarta Utara)
Perluasan ini diharapkan menambah akses bagi pemain putri usia dini dan meningkatkan kualitas kompetisi di berbagai daerah. Keberhasilan musim 2026 memberi momentum bagi program pembinaan jangka panjang.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Nobar Bola Gembira TVRI NTB Dongkrak Omzet UMKM
Nobar Bola Gembira TVRI NTB meningkatkan omzet UMKM, menambah pelanggan, dan memicu jam jual hingga malam ha...
Pelita Jaya vs Hornbills: Mental Jadi Taruhan di Game 5 Final IBL
Pelita Jaya dan Bogor Hornbills bentrok di Game 5 final IBL, Minggu 28 Juni 2026 di PJ Arena; gelar dan seja...
Kapolri Gelar Pekan Olahraga di CFD dan Polda Metro Jaya
Kapolri Listyo Sigit menggelar pekan olahraga dan bakti sosial di CFD Monas dan Polda Metro Jaya pada 28 Jun...
Prediksi Kanada vs Afrika Selatan: Siapa ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Kanada vs Afrika Selatan di SoFi Stadium, 29 Juni 2026 pukul 02.00 WIB; duel ketat antara dua runner-up grup...
Como Beli Nico Paz dari Real Madrid seharga €60 Juta
Como resmi membeli Nico Paz dari Real Madrid sekitar €60 juta; Madrid tetap pegang kendali lewat klausul pem...
Final IBL 2026: Juara Pertama di Format Best of 5
Final IBL 2026 mencapai Game 5: Pelita Jaya vs Bogor Hornbills di PJ Arena, 28 Juni 2026, untuk menentukan j...