Panitia Gelar Rapat Perdana Persiapan Konferprov XIII PWI Aceh
BANDA ACEH – Panitia Pelaksana (OC) dan Panitia Pengarah (SC) Konferensi Provinsi XIII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh menggelar rapat perdana menyusul terbitnya SK Nomor: 163.PWI-Aceh.SK.VI.2026. Rapat berlangsung pada Senin, 22 Juni 2026, di ruang rapat Kantor PWI Aceh dan dipimpin oleh Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Nazar Ahadi.
Tujuan rapat dan susunan hadir
Rapat dihadiri ketua bidang yang menangani tempat, protokoler dan undangan, akomodasi, transportasi, publikasi, serta dokumentasi. Hadir pula Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, Sekretaris Muhammad Zairin, dan sejumlah pengurus yang duduk dalam kepanitiaan.
Fokus pembahasan: koordinasi dan teknis
Dalam laporannya, Muhammad Nazar menekankan pentingnya koordinasi antar-bidang. Ia meminta setiap bidang menyiapkan tugasnya secara maksimal agar konferensi berjalan lancar, tertib, dan sukses.
"Konferprov merupakan agenda organisasi yang sangat penting. Karena itu, setiap bidang harus memastikan seluruh tugas dan tanggung jawabnya dipersiapkan dengan maksimal sehingga kegiatan kita nantinya berlangsung dengan baik,"
Setiap ketua bidang memaparkan perkembangan persiapan dan mengutarakan kebutuhan serta kendala yang perlu mendapat perhatian bersama. Berbagai masukan juga dikumpulkan untuk mengantisipasi potensi hambatan saat pelaksanaan.
Mekanisme persidangan dan suasana demokratis
Rapat tidak hanya membahas kesiapan teknis, tetapi juga mekanisme persidangan dan agenda konferensi. Panitia menyoroti pentingnya menciptakan suasana kondusif dan demokratis selama proses pemilihan kepengurusan PWI Aceh periode mendatang.
Arahan pengurus dan langkah selanjutnya
Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, memberi arahan agar OC dan SC melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab serta memperkuat komunikasi antar-bidang dan dengan pengurus provinsi. Panitia diminta meningkatkan koordinasi sehingga kebutuhan teknis dapat dipenuhi tepat waktu.
"Keberhasilan Konferprov XIII PWI Aceh merupakan tanggung jawab bersama. Dengan semangat kebersamaan dan kekompakan, kita optimistis kegiatan ini dapat terlaksana dengan sukses,"
Konferprov XIII PWI Aceh dijadwalkan 20–22 November 2026. Kegiatan ini akan diikuti anggota PWI dari kabupaten/kota di Aceh dan berfungsi sebagai forum tertinggi provinsi untuk evaluasi program kerja serta pemilihan ketua dan kepengurusan baru.
Panitia akan melanjutkan rapat teknis berkala dan menuntaskan daftar kebutuhan logistik serta persyaratan persidangan menjelang pelaksanaan pada November mendatang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Perbaikan Jalan di Pakpak Bharat Diapresiasi, Warga Minta Rambu Pengaman
Warga Pakpak Bharat apresiasi pelebaran jalan menuju Subulussalam, namun minta rambu pengaman di tepi jurang...
Wanita Tuna Wicara Bernama Menik Dilaporkan Hilang di Batubara
Menik, wanita tuna wicara berusia 63 tahun, dilaporkan hilang dari rumah di Padang Genting, Batubara sejak 1...
Putra Putri Bonapasogit 2026: Pemenang dan Harapan Bupati Taput
Putra Putri Bonapasogit 2026 di Tarutung menghasilkan enam pemenang; pemerintah berharap mereka menjadi duta...
Samosir Dapat Irigasi 15 km dan 20 Jembatan lewat Sinergi TNI
Samosir mulai bangun irigasi perpipaan 15 km dan rehabilitasi 20 jembatan lewat sinergi Pemkab, TNI, dan Kem...
Rico Waas Minta Al Jam'iyatul Washliyah Medan Perkuat Peran
Wali Kota Medan Rico Waas mendorong Al Jam'iyatul Washliyah Medan 2026–2031 memperkuat peran dalam agama, pe...
Tabligh Akbar IPHI Sumut Santuni 200 Anak Yatim Pasca Muktamar
PW IPHI Sumut menggelar Tabligh Akbar di Deli Serdang, diikuti ~1.000 jamaah dan santuni 200 anak yatim seba...