Monas Dipadati Jelang Kirab Bendera Pusaka 17 Agustus
Kawasan Monumen Nasional (Monas) mulai dipadati masyarakat menjelang Kirab Pengantaran Bendera Pusaka yang digelar pada Senin, 17 Agustus 2026. Warga dari berbagai usia datang bersama keluarga untuk menyaksikan prosesi, sementara petugas gabungan dan panitia sudah menempati posisi pengamanan.
Kerumunan dan persiapan di Monas
Sejumlah pasukan pengamanan, termasuk pasukan turangga, terlihat bersiap di area Monas. Rombongan berkostum adat yang akan berpartisipasi dalam kirab juga sudah berada di pos masing-masing. Masyarakat berkumpul sejak pagi hari, membawa anak dan orang tua untuk menyaksikan rangkaian kegiatan secara langsung.
Antusiasme publik tinggi, sehingga petugas gabungan diterjunkan di beberapa titik untuk menjaga kelancaran acara dan keamanan pengunjung. Petugas yang bertugas dalam prosesi juga mulai menempati posisi agar kirab berlangsung tertib.
Jadwal lengkap rangkaian upacara 17 Agustus 2026
Panitia menyelenggarakan beberapa acara pokok sepanjang hari. Jadwal utama yang diumumkan adalah:
- Kirab Pengantaran Bendera Pusaka: sesi pagi pukul 07.30–09.30 WIB dan sesi sore pukul 17.45–18.30 WIB.
- Upacara Detik-Detik Proklamasi: pukul 09.30–11.30 WIB.
- Upacara Penurunan Bendera Merah Putih: pukul 16.30–17.45 WIB.
Dengan jadwal yang padat, pengunjung diimbau datang lebih awal untuk mendapatkan posisi menonton yang aman dan nyaman.
Rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan
Untuk mendukung kelancaran acara, Dinas Perhubungan Provinsi Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas bersifat situasional. Pengalihan arus akan diterapkan pada beberapa ruas jalan sekitar Monas, antara lain:
- Jalan Medan Merdeka Barat
- Jalan Medan Merdeka Utara
- Jalan Veteran I, II, dan III
- Jalan Majapahit sisi timur (khusus kendaraan dari arah utara menuju selatan)
Petugas lalu lintas dan relawan akan membantu mengarahkan kendaraan serta menjaga akses pejalan kaki selama rangkaian upacara berlangsung.
Penutup
Kehadiran warga yang membludak menunjukkan antusiasme menyaksikan prosesi pengantaran dan pengembalian Bendera Pusaka secara langsung. Panitia dan petugas tetap siaga untuk memastikan keselamatan dan keteraturan acara. Pengunjung disarankan mengikuti arahan petugas dan memperhatikan rekayasa lalu lintas agar tidak mengganggu jalannya upacara.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
KPAI Minta Pengawasan Ketat untuk Program MBG 3B
KPAI mendesak pengawasan ketat pada Program MBG 3B agar makanan untuk bumil, busui, dan balita aman, bermutu...
Pemerintah Targetkan Revisi UU LLAJ Rampung 2026
Pemerintah menyerahkan 1.200 DIM RUU LLAJ ke DPR dan menargetkan revisi diselesaikan pada 2026 agar dapat di...
Kemensos Buka Kanal WhatsApp untuk Pengaduan Sekolah Rakyat
Kemensos membuka kanal WhatsApp 0887-7171-171 pada 29 Sept 2026 untuk pengaduan Sekolah Rakyat, terbuka bagi...
Indonesia Jajaki Pengalaman India untuk Bangun Infrastruktur Publik Digital
Indonesia menjajaki pengalaman India membangun infrastruktur publik digital untuk integrasi layanan, kata Wa...
Kemacetan Pelabuhan Ketapang: ODOL, Demo, dan Solusi Bersama
Kemacetan di akses Pelabuhan Ketapang disebabkan ODOL, antrean Pelindo, dan demonstrasi; solusinya butuh pen...
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...