Kiandra Ramadhipa Bidik Podium di Magny-Cours, Incjari Puncak Klasemen
M. Kiandra Ramadhipa, pebalap binaan PT Astra Honda Motor, menargetkan podium ketiga dan peluang merebut puncak klasemen saat turun di Circuit de Nevers Magny-Cours, Prancis pada 24–26 Juli 2026. Turun bersama Honda Asia Dream Racing Junior Team dengan motor NSF250RW, Kiandra datang dengan momentum positif dari hasil putaran awal musim.
Posisi klasemen dan target balapan
Ramadhipa kini menempati posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi 60 poin, selisih sembilan poin dari pimpinan klasemen yang diisi tiga pebalap lain. Dalam tiga putaran pertama ia menunjukkan konsistensi: finis ketiga di Barcelona, menang di Estoril, dan beberapa kali masuk tujuh besar. Satu pengecualian terjadi di Race 2 Jerez setelah insiden pada lap terakhir yang menghalangi peluang kemenangan.
Motivasi tambahan dari Red Bull Rookies Cup
Motivasi Kiandra bertambah setelah meraih kemenangan kedua musim ini di Red Bull Rookies Cup pada putaran Jerman. Hasil itu memperkuat posisinya sebagai kandidat gelar dan meningkatkan kepercayaan diri jelang rangkaian balapan di Magny-Cours.
Kenangan di Magny-Cours
Magny-Cours menyimpan sejarah penting bagi pebalap asal Sleman, Yogyakarta ini. Pada musim lalu ia meraih kemenangan perdananya di European Talent Cup di sirkuit yang sama, sekaligus mencatatkan kemenangan pertama Indonesia di ajang tersebut. Kemenangan tersebut diraih dalam kondisi hujan dengan manuver menyalip di lap terakhir.
Persiapan tim dan kondisi lomba
Tim tengah dalam momentum yang baik sehingga Kiandra optimistis bisa menemukan setelan motor terbaik untuk sesi kualifikasi dan balapan. Prakiraan cuaca kali ini berbeda, dengan gelombang panas yang melanda Eropa, sehingga strategi ban dan set-up motor menjadi faktor penting.
"Saya memiliki kenangan yang sangat baik di Magny-Cours tahun lalu dan saya sangat menyukai karakter sirkuit ini. Saya ingin memanfaatkan modal positif tersebut untuk kembali tampil kompetitif. Saat ini tim sedang berada dalam momentum yang baik, sehingga saya berharap bisa menemukan setelan motor terbaik untuk kualifikasi dan balapan. Salah satu target saya di Magny-Cours adalah bisa mengambil alih pimpinan klasemen kejuaraan dunia dan saya melihat akhir pekan ini sebagai kesempatan yang baik untuk mewujudkannya," ujar Ramadhipa.
Dengan kombinasi pengalaman positif di sirkuit, hasil kuat di putaran awal musim, dan kemenangan di ajang pengembangan, Kiandra memasuki jeda musim panas dengan ambisi tinggi. Hasil di Magny-Cours akan menentukan peluangnya memburu gelar dan posisi start memasuki paruh kedua kejuaraan.
Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.
Berita Terkait
Test Drive & Test Ride di GIIAS 2026: Coba Lebih dari 200 Kendaraan di ICE BSD
GIIAS 2026 (30 Juli–9 Agustus) hadirkan program test drive & test ride di ICE BSD dengan lebih dari 200 kend...
Pembalap Muda YRI Raih Podium di Mandalika, Siap Menatap Dunia
Pembalap muda Yamaha Racing Indonesia raih podium di R3 BLU CRU Asia-Pacific Mandalika, dan siap melanjutkan...
Kemarau: Mekanik Sarankan Oli Full Sintetis dan Cek Filter Udara
Mekanik di Jakarta imbau pakai oli full sintetis dan rutin cek filter udara agar mesin motor tak cepat panas...
Cuaca Panas Bikin Mesin Cepat Panas, Mekanik Anjurkan Oli Full Sintetis
Mekanik di Jakarta menyarankan pakai oli full sintetis dan rutin cek filter udara untuk mencegah mesin cepat...
Ramadhipa Bidik Podium di Moto3 Junior Magny-Cours 2026
Ramadhipa membidik podium dan peluang memimpin klasemen Moto3 Junior saat seri Magny-Cours, Prancis, 24–26 J...
DFSK E5 Plus: SUV PHEV Jangkau 1.400 km, 1.100 Pre-Booking
DFSK E5 Plus catat 1.100 pre-booking; SUV PHEV ini klaim jangkau 1.400 km (NEDC) dengan 140 km mode listrik,...