KemenEkraf dan Bakom RI Perkuat Komunikasi untuk Pesta Rakyat HUT ke-81
Kementerian Ekonomi Kreatif (KemenEkraf)Bakom RI memperkuat sinergi komunikasi untuk mendukung rangkaian Pesta Rakyat HUT ke-81 Republik Indonesia. Pertemuan berlangsung di Kantor KemenEkraf, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026. Tujuannya untuk memperluas informasi tentang program dan aktivasi ekonomi kreatif agar menjangkau publik lebih luas.
Sinergi komunikasi untuk Pesta Rakyat
Kementerian melihat kebutuhan mengisi ruang publik dengan konten positif dan informatif. Menurut Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, kolaborasi ini bagian dari strategi komunikasi terpadu untuk menyebarkan kebijakan dan program ekonomi kreatif.
Pertemuan hari ini merupakan bagian dari rencana strategis untuk bersama-sama mengisi ruang publik dengan konten dan informasi positif. Kami menyambut baik dukungan Bakom RI karena banyak kebijakan dan program Kementerian Ekraf yang perlu diketahui masyarakat.
Aktivasi ekonomi kreatif yang dipromosikan
Kolaborasi ini khusus mendukung rangkaian acara Pesta Rakyat HUT ke-81 yang menampilkan sejumlah aktivasi ekonomi kreatif. KemenEkraf menyiapkan beragam pertunjukan dan atraksi untuk menarik minat publik dan media.
- Immersive show
- Video mapping
- Drone show
- Pertunjukan kembang api
- Karnaval kendaraan hias
Dukungan kanal dan target audiens
Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI, Kurnia Ramadhana, menilai capaian KemenEkraf relevan untuk generasi muda. Bakom RI menawarkan dukungan amplifikasi melalui kanal media yang relevan agar pesan sampai pada target audiens, terutama Gen Z.
Kementerian Ekraf memiliki banyak isu dan capaian positif yang sangat relevan untuk dikomunikasikan, khususnya kepada Gen Z. Kami terbuka untuk membantu mengamplifikasi hal-hal yang belum tersampaikan secara luas melalui kanal media yang relevan.
Agenda strategis dan langkah ke depan
Selain Pesta Rakyat, kerja sama ini juga mencakup agenda strategis kementerian. Dukungan Bakom RI dijadwalkan membantu promosi World Conference on Creative Economy atau WCCE, serta implementasi Rencana Induk Ekonomi Kreatif atau Rindekraf.
Teuku Riefky berharap orkestrasi komunikasi yang lebih baik dapat memperluas jangkauan publik terhadap berbagai aktivasi dan program. Dengan sinergi media, target penyebaran informasi diharapkan lebih terukur dan efektif.
Kolaborasi resmi ini menandai langkah koordinatif antara pemerintah pusat dan badan komunikasi untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BPBD: Semua Titik Api Karhutla di Jatim Sudah Padam
BPBD Jawa Timur memastikan semua titik api karhutla telah padam, namun pemantauan titik panas melalui SiPong...
Pelestarian Batik: Wamenperin Dorong Perajin Ikuti Pasar
Wamenperin Faisol Riza mendorong pelestarian batik seiring penguatan perajin agar mampu mengikuti pasar, did...
Kemenkum Fasilitasi Mediasi Sengketa Merek ASICS
Kemenkum memfasilitasi mediasi ASICS vs Toko Istana Sepatu pada 3 Okt 2026 di Jakarta untuk menyelesaikan du...
Komdigi: Perlindungan Sisa Kuota Tak Boleh Dikenai Biaya
Kemkomdigi menegaskan sisa kuota pelanggan tidak boleh dikenai biaya, merujuk putusan MK; pemerintah akan ev...
PBNU Terbitkan Pedoman Hari Santri 2026, Solidaritas untuk Palestina
PBNU keluarkan pedoman Hari Santri 2026 berfokus pada tradisi, layanan masyarakat, dan solidaritas kemanusia...
Terapi Seni Bantu Pulihkan Trauma Anak, Ini Cara dan Perannya
Seni atau art terapi dinilai efektif bantu pulihkan trauma anak melalui ekspresi kreatif, lingkungan aman, d...