Kapolresta Balikpapan Lolos Final Calon Komandan Upacara Istana
Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, Kapolresta Balikpapan, berhasil lolos ke tahap akhir seleksi calon Komandan Upacara Istana menjelang HUT ke-81 RI. Proses final berlangsung sejak karantina dan latihan terpusat di bawah Komando Garnisun Tetap I/Jakarta, diikuti delapan perwira terpilih dari berbagai daerah.
Proses seleksi dan karantina
Jerrold kini menjalani karantina dan latihan intensif bersama delapan perwira lain. Mereka akan bersaing melewati tahapan akhir sebelum petugas utama untuk upacara kemerdekaan ditetapkan. Kesempatan ini membuka kemungkinan Jerrold memimpin rangkaian upacara di Istana Merdeka, baik pengibaran maupun penurunan bendera.
Persiapan fisik dan teknis
Menjadi calon komandan upacara menuntut lebih dari sekadar mahir baris-berbaris. Kandidat harus memiliki kebugaran, ketahanan mental, konsentrasi, dan kemampuan memimpin pasukan. Untuk itu Jerrold melakukan latihan fisik rutin dan latihan teknis di halaman Mapolresta Balikpapan.
Ia memanfaatkan waktu saat kantor mulai sepi untuk berlatih sendiri sebagai persiapan menghadapi setiap detail penampilan dan prosedur upacara.
Bagi saya terpilih menjadi calon Komandan Upacara Istana mewakili Polri hingga titik ini sudah sangat bersyukur. Banyak pengalaman yang saya dapat
Dukungan keluarga dan tugas keseharian
Di tengah latihan intensif, Jerrold menekankan pentingnya dukungan keluarga. Waktu berkualitas bersama istri dan anak-anak menjadi sumber semangat untuk kembali bangkit setelah latihan.
Istri dan anak-anak adalah bagian dari hidup saya. Waktu berkualitas bersama mereka menjadi alasan terbesar saya kembali bangkit mempersiapkan diri
Sementara itu, tugas sebagai Kapolresta Balikpapan tetap berjalan. Kapolda Kalimantan Timur memberi restu dan menunjuk Wakapolresta untuk menjalankan tugas harian selama Jerrold mengikuti seleksi. Langkah ini dimaksudkan agar pelayanan dan keamanan masyarakat di Balikpapan tidak terganggu.
Persaingan ketat dan tanggung jawab daerah
Meskipun sudah mencapai tahap akhir, Jerrold dan delapan perwira lainnya belum otomatis ditetapkan sebagai petugas utama. Mereka juga harus siap ditunjuk sebagai petugas cadangan atau ditempatkan pada tugas upacara kenegaraan lainnya.
Semua harus dipersiapkan dengan matang untuk menghadapi setiap tahapan yang ada. Mohon doa dan dukungannya
Jerrold menyatakan akan berusaha maksimal melalui seluruh proses seleksi, terlepas dari penunjukan menjadi petugas utama atau cadangan. Ia memandang pencapaiannya sebagai kehormatan bukan hanya bagi dirinya dan Polresta Balikpapan, tetapi juga bagi Provinsi Kalimantan Timur di tingkat nasional.
Penentuan petugas utama akan diumumkan setelah seluruh tahapan seleksi selesai. Hingga saat itu, Jerrold terus mengoptimalkan latihan dan menjaga keseimbangan antara tanggung jawab institusi serta dukungan keluarga.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...