Olahraga

Jawa Barat Juara Sprint Senior Kejurnas Arung Jeram 2026

Bagikan:

Jawa Barat menjuarai nomor Sprint Senior R4 Men Kejuaraan Nasional Arung Jeram 2026 di Sungai Ayung, Kabupaten Badung, Jumat, 25 September 2026. Tim putra Jawa Barat meraih 100 poin dan catatan waktu tercepat 1 menit 0,756 detik dari 51 tim yang datang dari 16 provinsi.

Hasil dan klasemen

Kompetisi sprint mempertemukan 51 regu dari 16 provinsi, diikuti oleh kontingen senior yang bersaing ketat di lintasan Sungai Ayung. Posisi kedua ditempati oleh Bali B, sedangkan Jawa Timur menempati urutan ketiga.

  1. Jawa Barat — 100 poin (waktu 1:00,756)
  2. Bali B
  3. Jawa Timur
  4. Kalimantan Selatan
  5. DKI Jakarta
  6. Banten
  7. DIY
  8. Kalimantan Timur

Kronologi dan komentar pelatih

Pemimpin tim Jawa Barat, Arsyil Mustabshirin Saleh, memuji perjuangan regunya yang tampil maksimal di lintasan. Regu putra mencatat waktu tercepat yang menjadi kunci kemenangan mereka.

"Untuk hari ini, alhamdulillah, sudah berjalan lancar. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Saya dan tim sudah mengeluarkan seluruh kemampuan dan kekuatan yang kami miliki. Kalau untuk hasil, kami serahkan kepada Yang di Atas. Mudah-mudahan bisa menjadi juara satu," kata Arsyil.

Arsyil menambahkan bahwa kondisi Sungai Ayung yang ramai sebagai kawasan wisata memberi tantangan tersendiri. Banyak batu dan arus yang berubah-ubah memaksa tim melakukan manuver cepat di beberapa sektor lintasan.

Pembinaan dan target kontingen Bali

Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Bali sekaligus ketua panitia, Wayan Suweca, menjelaskan strategi jangka panjang pembinaan atlet. Bali fokus pada kelompok youth atau atlet di bawah 19 tahun untuk persiapan kejuaraan nasional dan kualifikasi PON.

"Kalau untuk medali, sebenarnya sejak awal kami di Bali tidak terlalu berharap banyak. Namun, Bali memiliki keistimewaan di kelompok youth, khususnya atlet usia di bawah 19 tahun. Memang kelompok youth ini kami persiapkan secara matang," ujar Wayan.

Wayan menyebut program pembinaan dimulai melalui sekolah sejak tiga tahun lalu. Dari proses seleksi ketat, mereka menjaring 56 atlet potensial dari sekitar 100 peserta yang mengikuti seleksi. Bali menargetkan sekitar lima medali, bergantung persaingan di lapangan.

Makna kompetisi dan agenda selanjutnya

Ketua Umum FAJI, Mayjen TNI (Mar) Dr. Oni Junianto, menekankan nilai karakter dan sportivitas dalam ajang ini. Pembukaan acara dilaksanakan di kawasan Sungai Ayung pada Kamis, 24 September 2026, dan rangkaian nasional dimulai dengan Rakernas FAJI pada 22 September 2026.

"Pertandingan ini bukan sekadar tentang menang dan kalah. Yang harus dibentuk adalah karakter di hati adik-adik semua. Kita akan bertanding secara gentleman, bertanding secara sportif, dan menunjukkan, 'Inilah kemampuan saya.'" kata Oni.

Seluruh peserta dijadwalkan kembali bertanding pada nomor head to head pada Sabtu, 26 September 2026. Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di Nusa Tenggara.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait