Timnas Iran Disambut Demo di LA, Pengamanan Ketat Jelang Piala Dunia
Timnas Iran tiba di Los Angeles pada Minggu malam waktu setempat menjelang laga pembuka grup melawan Selandia Baru, Selasa, 16 Juni, dan langsung disambut aksi unjuk rasa sehingga pengamanan ketat diterapkan oleh aparat.
Kedatangan dan pengamanan
Rombongan Iran mendarat pada Minggu malam waktu setempat atau Senin pagi waktu Indonesia. Petugas keamanan menutup trotoar sekitar hotel dan memasang kawat berduri untuk mengamankan perjalanan tim.
- Trotoar di sekitar hotel ditutup
- Pemasangan kawat berduri di area sekitar
- Pengawalan ketat menuju stadion dan kawasan penginapan
Aksi unjuk rasa dan tuntutan
Unjuk rasa berlangsung di sekitar Stadion Los Angeles. Para demonstran, termasuk warga AS keturunan Iran, menuntut perubahan rezim dan menyuarakan aspirasi politik menjelang pertandingan internasional itu.
Situasi di Los Angeles kontras dengan sambutan yang diterima tim saat berada di negara lain, sehingga membuat suasana persiapan tim lebih kompleks.
Sambutan hangat di Meksiko
Sebelumnya, ketika meninggalkan hotel di Meksiko, rombongan Iran justru mendapat sambutan hangat dari suporter setempat. Pendukung memuji dan menyanyikan kalimat "Iran, brother, you are Mexican now" dalam bahasa Spanyol.
Para pemain merespons dengan melambaikan tangan kepada suporter, menunjukkan antusiasme berbeda dibandingkan di Los Angeles.
Perpindahan markas dan implikasi keamanan
Awalnya Iran memilih Arizona sebagai pusat persiapan Piala Dunia 2026. Namun meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel membuat tim memindahkan markas ke Tijuana, Meksiko.
Meski seluruh pertandingan fase grup Iran digelar di Amerika Serikat, otoritas AS tidak mengizinkan tim menetap lama di wilayahnya. Akibatnya, tim harus melakukan perjalanan bolak-balik antara Tijuana dan lokasi pertandingan di AS selama fase grup.
Keterangan pelatih
Pelatih Amir Ghalenoei dan striker Mehdi Taremi dijadwalkan menghadiri konferensi pers beberapa jam setelah kedatangan tim di Amerika Serikat.
"Saya sangat senang dapat mewakili negara Iran yang hebat dan kuat," kata Ghalenoei melalui penerjemah dalam konferensi pers di stadion, Senin, 15 Juni. "Saya berharap sepak bola dapat menghadirkan kegembiraan serta mendekatkan budaya dan negara-negara."
Perpindahan markas dan pengamanan ekstra mempertegas bahwa aspek keamanan menjadi perhatian utama bagi tim selama turnamen. Ke depan, jadwal perjalanan dan protokol keamanan kemungkinan akan terus memengaruhi rutinitas tim sepanjang fase grup Piala Dunia 2026.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...
Asian Games 2026 Ditutup, Dubes RI Apresiasi Kontingen Indonesia
Dubes RI Nurmala Kartini mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang...
Meydiana Laviola Bawa Merah Putih dengan Kebaya Prada Bali
Meydiana Laviola tampil sebagai pembawa bendera dengan kebaya Prada Bali karya Ghea Panggabean pada penutupa...
Meydiana Reinnamah Jadi Flag Bearer dengan Prada Bali
Meydiana Reinnamah jadi pembawa bendera Indonesia di Closing Asian Games 2026, mengenakan kebaya Prada Bali...