Kemenag Sumut Peringati HUT RI ke-81, Tekankan Kerukunan
Medan — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menggelar upacara peringatan Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Utama Kanwil Kemenag Sumut, Senin (17/8). Kegiatan dihadiri pejabat eselon, fungsional, ASN, dan seluruh staf; peserta hadir mengenakan pakaian adat sebagai simbol kebhinekaan. Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil, Syafrizal Bancin, bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan pidato resmi Menteri Agama yang menekankan makna sejarah, pengabdian, dan kerukunan.
Upacara dan pesan utama
Upacara dibuka sejak pagi dan berlangsung khidmat. Dalam amanat yang dibacakan, pesan utama Menteri Agama mengingatkan bahwa kemerdekaan bukan sekadar perayaan, melainkan amanah yang harus disyukuri dan diwujudkan melalui pengabdian nyata kepada bangsa.
"Kemerdekaan bukan hadiah. Ia lahir dari perjuangan, pengorbanan, darah, air mata, dan doa para pendahulu kita. Pembukaan UUD 1945 menegaskan bahwa kemerdekaan terjadi atas berkat rahmat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena itu, kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tapi amanah untuk disyukuri dan diwujudkan,"
Kerukunan, indeks, dan program prioritas
Pidato juga menyinggung capaian toleransi di tingkat nasional. Kemenag menyebutkan Indeks Kerukunan Umat Beragama 77,89 dan Indeks Kesalehan Umat Beragama 84,61 pada 2025 sebagai bukti upaya menjaga toleransi.
Selain data tersebut, Menag memaparkan sejumlah program prioritas yang menjadi fokus kementerian:
- Kurikulum Berbasis Cinta
- Gerakan Ekoteologi
- Program Makan Bergizi Gratis bagi 11,8 juta siswa dan santri
- Program Indonesia Pintar bagi 5,1 juta siswa binaan Kemenag
Teknologi, AI, dan literasi
Mendalami pesan tentang tantangan zaman, pidato meminta ASN Kemenag berfokus pada penyelesaian masalah nyata, bukan sekadar capaian angka. Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan mendapat peringatan khusus agar nilai kemanusiaan tidak terkikis.
"AI boleh semakin cerdas, tapi manusia harus tetap bijaksana. Teknologi boleh semakin maju, tapi akhlak tidak boleh tertinggal. Di tengah era post-truth, ketika informasi palsu dapat terlihat seperti kebenaran, Kementerian Agama harus memperkuat literasi digital sekaligus literasi keagamaan. Jangan sampai kemajuan teknologi membuat manusia kehilangan hati Nurani,"
Zakat, filantropi, dan doa untuk korban bencana
Menag juga menggarisbawahi peran nilai keagamaan dalam pemberdayaan sosial-ekonomi lewat optimasi zakat nasional sebesar Rp44,6 triliun dan filantropi keagamaan lainnya.
Pada kesempatan itu, pembaca pidato mengajak peserta upacara mendoakan korban bencana di beberapa daerah, termasuk Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Tengah.
Penutup: refleksi dan ajakan
"Jika dahulu mereka mengangkat senjata, hari ini kita mengembangkan ilmu dan memanfaatkannya untuk kebaikan bagi manusia dan alam raya. Jika dahulu mereka bertaruh nyawa, hari ini kita harus mempertaruhkan integritas. Mari kita bekerja dengan kesungguhan, melayani dengan tulus, merawat kerukunan, menguasai teknologi tanpa kehilangan etika, serta jadikan agama sebagai sumber kedamaian, persatuan, dan kemajuan bangsa,"
Upacara peringatan HUT ke-81 di Kanwil Kemenag Sumut ditutup dengan doa bersama dan ajakan untuk terus merawat kerukunan demi Indonesia yang maju dan bermartabat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...