Sejarah dan Makna Hari Arsip Internasional, Diperingati 9 Juni
Hari Arsip Internasional diperingati setiap 9 Juni untuk mengingatkan peran arsip dalam menjaga memori dan identitas bangsa. Peringatan ini digagas komunitas kearsipan internasional dan resmi ditetapkan oleh International Council on Archives untuk menyorot pentingnya pelestarian arsip dalam kehidupan modern.
Asal-usul dan penetapan tanggal
Gagasan hari peringatan arsip muncul dalam Kongres International Council on Archives (ICA) di Wina pada 2004. Sekitar 2.000 peserta mengadopsi resolusi yang mendorong lahirnya peringatan khusus untuk arsip.
ICA resmi menetapkan 9 Juni sebagai Hari Arsip Internasional pada 2007. Tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan hari berdirinya ICA pada 9 Juni 1948.
Perkembangan peringatan
Peringatan pertama dilaksanakan pada 2008, bertepatan dengan usia 60 tahun ICA. Sejak itu acara ini berkembang menjadi agenda tahunan yang melibatkan lembaga arsip, pemerintah, akademisi, dan komunitas masyarakat.
Pada 2019, ICA memperluas kegiatan menjadi Pekan Arsip Internasional selama satu minggu. Langkah ini bertujuan memberi ruang lebih luas untuk kampanye kesadaran dan program pelestarian arsip.
Peran arsip dalam masyarakat
Arsip bukan sekadar dokumen lama yang tersimpan. Arsip meliputi dokumen tertulis, foto, rekaman suara, video, dan catatan lain yang menjadi bukti perjalanan sejarah manusia.
Menurut ICA, arsip mendukung akuntabilitas dan transparansi. Selain itu, arsip menjaga demokrasi, warisan budaya, dan memori kolektif masyarakat.
Tujuan peringatan dan manfaat jangka panjang
Peringatan Hari Arsip Internasional bertujuan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya akses dan pelestarian arsip jangka panjang. Masyarakat diajak memahami nilai arsip sebagai sumber pengetahuan yang berharga.
Dengan melestarikan arsip, generasi mendatang dapat memahami peristiwa masa lalu dan mengambil pelajaran untuk masa depan. Oleh karena itu, pengelolaan arsip menjadi bagian penting dalam menjaga identitas suatu bangsa.
Referensi dan langkah ke depan
Komunitas kearsipan terus mendorong program edukasi, digitalisasi, dan kebijakan akses publik. Upaya ini diperlukan agar arsip tetap relevan di era teknologi informasi yang terus berkembang.
Untuk informasi lebih lanjut tentang sejarah dan program internasional terkait arsip, kunjungi situs International Council on Archives (ICA).
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Dua Anak Muda Bali Juara Putra Putri Batik Nusantara 2026
Kadek Wijaya dan Putu Paramitha terpilih Grand Winner PPBN 2026 di Cibubur; diharapkan menguatkan peran gene...
Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara 2026 Dibuka, Pendaftaran 28 Sep–10 Okt
Pendaftaran Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara 2026 dibuka 28 Sep–10 Okt untuk siswa kelas V–VI SD/MI; 36 s...
Kemenkes: Deteksi H3N2 'Superflu' Lebih Rendah pada 2026
Kemenkes: meski influenza meningkat, deteksi H3N2 subclade K ('superflu') lebih rendah pada 2026 dibanding 2...
Merah Putih Bertanya: 750 Aktor Reenaksi Insiden Hotel Yamato
750 aktor menampilkan kembali insiden Hotel Yamato pada Sabtu, merekonstruksi penurunan dan pengoyakan bende...
Kementerian Kebudayaan Gelar Pentas KILA 2026 untuk Bangkitkan Lagu Anak
Kementerian Kebudayaan menggelar Pentas KILA 2026 di Jakarta untuk menghidupkan kembali lagu anak dan mengem...
Perpustakaan Danantara Resmi Dibuka di Museum Nasional
Perpustakaan Danantara resmi dibuka 25 September 2026 di Museum Nasional; koleksi langka bisa dibaca gratis...