Sinopsis Garuda di Dadaku: Film Animasi Keluarga Tayang 11 Juni
Film animasi Garuda di Dadaku akan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 11 Juni 2026. Disutradarai Ronny Gani dan diproduksi BASE Entertainment dengan dukungan KAWI Animation, film ini menceritakan Putra, bocah 13 tahun penyandang asma yang bermimpi menjadi pemain Timnas Indonesia. Perjalanan mimpi Putra berubah saat ia bertemu garuda ajaib bernama Gaga.
Sinopsis singkat
Putra sering diremehkan karena kondisinya yang dianggap menghambat. Meski begitu, semangatnya tidak pernah padam. Pertemuan dengan Gaga memberi Putra kesempatan baru untuk mengasah kemampuan sepak bolanya dan mengejar mimpinya sebagai pemain nasional.
Tokoh dan dinamika cerita
Dalam petualangan ini Putra tidak sendiri. Ia ditemani Naya, pemain muda yang mahir bermain bola dan juga putri seorang pelatih yang mendukung perjuangannya. Bersama, mereka menghadapi tantangan yang menguji tekad dan keberanian, serta belajar tentang arti kerja keras dan ketekunan.
Pemeran dan produksi
Film ini menampilkan pengisi suara antara lain Keanu Azka, Christo Immanuel, dan Quinn Salman. Nama-nama lain juga turut meramaikan jajaran pengisi suara. Produksi dipercayakan pada BASE Entertainment dengan keterlibatan KAWI Animation dalam pengembangan animasi, sementara Ronny Gani bertindak sebagai sutradara.
Durasi dan target penonton
Durasi film 78 menit, dan karya ini ditujukan untuk penonton keluarga. Tema yang diusung menekankan persahabatan, dukungan keluarga, serta pentingnya ketekunan untuk mencapai mimpi besar meski menghadapi keterbatasan.
Pesan utama
Film ini menegaskan bahwa mimpi besar tidak bisa dicapai sendiri. Dukungan orang terdekat, kerja keras, dan keberanian untuk menghadapi rintangan menjadi kunci cerita. Garuda di Dadaku menghadirkan pesan inspiratif yang cocok untuk penonton anak dan keluarga.
Dengan kombinasi petualangan fantasi dan tema olahraga, film ini berpotensi menjadi tontonan yang memotivasi bagi anak-anak yang memiliki impian besar meski berkendala. Penonton dapat menantikan kisah Putra dan Gaga ketika film mulai diputar di bioskop pada 11 Juni 2026.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Lyodra Rilis "Terkunci di Kamu" dengan 10 Lagu, Kolab Bilal
Lyodra umumkan album "Terkunci di Kamu" rilis 9 Oktober 2026, berisi 10 lagu termasuk kolaborasi dengan Bila...
MEOVV Siap Comeback dengan Single Album "GO HARD"
MEOVV akan merilis single album "GO HARD" berisi dua lagu pada 12 Oktober; rilis membawa tema pendewasaan da...
Barasuara Ungkap Proses Kreatif Lagu 'Api dan Mimpi' untuk GJLS
Barasuara mengungkap proses pembuatan lagu "Api dan Mimpi" untuk film GJLS: Berapi-Api, dimulai dari DM Rige...
GJLS: Berapi-Api Rilis Trailer dan OST 'Api dan Mimpi'
Trailer dan poster GJLS: Berapi-Api dirilis; Barasuara bawakan OST 'Api dan Mimpi'. Film tayang 5 November 2...
Kenapa Piano Identik dengan Musik Klasik?
Piano melekat pada musik klasik karena sejarah, inovasi Cristofori, dan peran sentralnya sejak abad ke-18 hi...
Menbud Fadli Dorong Film Kepahlawanan Isi Bioskop Indonesia
Menbud Fadli Zon mendorong produksi film kepahlawanan agar mengisi bioskop, memperkuat identitas bangsa, dan...