Kemkomdigi Dukung Perluasan Layanan Digital di Aceh Utara
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyatakan siap mendukung perluasan layanan digital di Kabupaten Aceh Utara setelah bencana akhir 2025. Pernyataan itu disampaikan Wakil Menteri Kominfo, Nezar Patria, saat menerima audiensi Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil. Dukungan ditujukan untuk mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan layanan pemerintahan yang masih mengalami keterbatasan akses.
Dukungan dan permintaan data sektor prioritas
Nezar meminta pemerintah daerah segera mendata titik-titik yang membutuhkan konektivitas. Data ini akan menjadi dasar program penyediaan akses internet dan perbaikan layanan digital. Menurut Nezar, pendataan cepat mempercepat penentuan prioritas dan alokasi sumber daya.
Sektor yang paling membutuhkan konektivitas
Wamenkomdigi menyoroti tiga sektor utama yang perlu segera terkoneksi. Pertama adalah pendidikan, di mana masih terdapat sekolah dan siswa yang kesulitan mendapat sinyal. Kedua adalah layanan kesehatan, termasuk puskesmas yang memerlukan koneksi untuk pelaporan dan telemedisin. Ketiga adalah kantor pemerintahan yang perlu kembali terhubung agar layanan publik berjalan efisien.
"Sekolah-sekolah yang belum terakses internet atau anak-anak sekolah kita yang ada di Kabupaten Aceh Utara yang kesulitan dalam soal sinyal. Lalu yang kedua kesehatan, puskesmas ataupun layanan-layanan kesehatan masyarakat, kantor-kantor pemerintahan yang belum lagi terkonek (terhubung),"
Peran konektivitas dalam pemulihan pascabencana
Menurut Kemkomdigi, konektivitas bukan sekadar infrastruktur fisik. Keterhubungan digital membantu mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi warga secara mandiri. Dengan akses internet, sekolah bisa kembali menggelar pembelajaran jarak jauh jika diperlukan, layanan kesehatan dapat menjalankan telekonsultasi, dan administrasi pemerintahan lebih cepat pulih.
"Yang belum lagi terkonek mungkin bisa diberitahu ke kita. Pemulihan pascabencana tidak hanya membangun kembali infrastruktur fisik, tetapi memastikan masyarakat tetap terhubung, melalui pemanfaatan teknologi digital,"
Langkah selanjutnya dan harapan
Selanjutnya, Pemkab Aceh Utara diharapkan segera menyerahkan daftar lokasi dan jenis layanan yang membutuhkan konektivitas. Kemkomdigi akan memetakan intervensi yang sesuai berdasarkan masukan tersebut. Harapannya, pemulihan di daerah terdampak menjadi lebih cepat dan berkelanjutan dengan pemanfaatan teknologi digital.
Upaya ini menunjukkan fokus pada aspek layanan publik selain rehab-rekonstruksi fisik, serta menegaskan peran teknologi dalam proses pemulihan pascabencana.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Penilaian 'Excess Capacity' Harus Berdasarkan Bukti
Mendag Budi Santoso minta penilaian 'excess capacity' dibuat berbasis bukti sektoral, dibahas dalam G20 TMM...
Pakar: Gugatan Syarat Pendidikan Wapres Seharusnya Ditolak MK
Pakar hukum menilai gugatan soal syarat pendidikan Wapres Gibran seharusnya tak dapat diterima MK karena sub...
Olivia Zalianty Harap Lagu Pancasila Perkuat Nilai Kebangsaan
Olivia Zalianty merilis lagu "Pancasila" untuk membantu masyarakat meresapi nilai negara melalui musik yang...
Kekeringan Meteorologis vs Hidrologis: Apa Bedanya?
BMKG jelaskan perbedaan kekeringan meteorologis dan hidrologis; 25 wilayah Jatim minta bantuan air hingga aw...
Kemenperin Siapkan SDM Kelola Pusat Logistik Industri Bambu
Kemenperin menyiapkan SDM lewat AKB 2026 untuk mengelola Pusat Logistik Industri Bambu, memperkuat rantai pa...
HUT ke-81 TNI: Pengendara Diminta Hindari Kawasan Cilangkap
Pengendara diimbau menghindari kawasan Mabes TNI Cilangkap pada Senin 5 Okt 2026 mulai pukul 06.00 WIB karen...