DPRD Bandung Kunjungi Bapenda Medan, Fokus Optimalisasi PAD
Medan — Rombongan Badan Anggaran DPRD Kota Bandung melakukan kunjungan kerja ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan pada Rabu (19/8). Kunjungan diikuti 39 anggota dan dipimpin Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi. Tujuan utama adalah mengumpulkan informasi dan referensi terkait strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengelolaan pajak daerah.
Kunjungan dan agenda pertemuan
Rombongan Bandung datang bersama Kepala Bapenda Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana, beserta jajaran. Penerimaan dari Bapenda Kota Medan dipimpin oleh Kepala Bapenda, M Agha Novrian, yang diwakili Kepala Bidang Pajak Hotel, Restoran dan Hiburan, Irfan Parlindungan Lubis. Pertemuan berlangsung sebagai bagian dari program kerja Badan Anggaran DPRD Bandung untuk memperkuat pemahaman pengelolaan pendapatan daerah.
Inovasi digital: QRESTO
Salah satu perhatian utama rombongan adalah inovasi pembayaran digital QRESTO. Sistem ini dikembangkan bersama Bank Sumut dan Bank Indonesia untuk mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah. Melalui QRESTO, mekanisme pemisahan nilai transaksi dan pajak dilakukan secara digital dengan metode Split Payment, sehingga pencatatan dan pemantauan penerimaan menjadi lebih transparan dan terukur.
Pembahasan strategi pengelolaan pajak
Selain QRESTO, kedua pihak membahas berbagai upaya peningkatan kepatuhan wajib pajak dan penguatan pengawasan. Diskusi juga mencakup pemanfaatan teknologi dalam pelayanan perpajakan serta strategi penggalian potensi dari 11 mata pajak daerah. Rombongan saling bertukar pengalaman terkait praktik yang telah diterapkan untuk meningkatkan penerimaan daerah.
- Inovasi pembayaran digital: QRESTO
- Peningkatan kepatuhan wajib pajak
- Penguatan pengawasan dan pemanfaatan teknologi
- Strategi optimasi 11 mata pajak daerah
Manfaat pertukaran pengalaman
Pertukaran informasi antardaerah dinilai penting untuk melahirkan inovasi baru dalam pengelolaan pajak daerah. Kedua pemerintah kota berharap sinergi ini dapat memperkuat kemampuan fiskal daerah. Dampaknya diharapkan meningkatkan kapasitas pembiayaan pembangunan yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Tindak lanjut
Kunjungan ini diharapkan membuka jalan bagi adaptasi praktik baik antara Kota Medan dan Kota Bandung. Pelaksanaan dan evaluasi langkah-langkah seperti implementasi QRESTO akan menjadi fokus tindak lanjut. Harapannya, strategi bersama dapat memperkuat penerimaan daerah secara berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PKS Minta Penjelasan Menyeluruh soal R-APBD Medan 2027
Fraksi PKS DPRD Medan meminta penjelasan rinci atas proyeksi pendapatan, pengurangan belanja, dan kesiapan p...
MUI dan Pemkab Simalungun Perkuat Sinergi Jelang Hari Santri
Bupati Simalungun terima kunjungan MUI untuk perkuat sinergi; bahas Hari Santri dan pengukuhan pengurus MUI...
PDIP DPRD Medan Desak Pemko Tanggung Jawab Atasi Krisis Air
Fraksi PDIP DPRD Medan minta Pemko tanggung jawab atasi krisis air, segera tetapkan pejabat definitif, dan p...
Hilirisasi Bauksit: Proyek Smelter Mempawah dan Tantangan Energi
Indonesia mulai memproses bauksit di Mempawah untuk memperbesar kapasitas alumina dan membangun pabrik peleb...
FPRMI Aceh Gelar Diskusi Potensi Jerat Pidana dalam Jurnalistik
FPRMI Aceh menggelar diskusi 15 Okt di Banda Aceh membahas batas kebebasan pers, etika, dan potensi pidana d...
Binjai Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan
Pemko Binjai tambah kendaraan, pasang CCTV TMA dan 14 sirene untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim...