Collina Bantah Tuduhan Wasit Berpihak pada Argentina
Pierluigi Collina, Kepala Perwasitan FIFA, menolak keras tuduhan bahwa wasit berpihak kepada Argentina saat laga 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Mesir pada 12 Juli 2026. Collina mengatakan tuduhan itu tidak berdasar dan berpotensi membahayakan keselamatan wasit serta keluarga mereka.
Collina tegas membela wasit
Collina menyatakan semua keputusan dalam pertandingan diambil sesuai protokol perwasitan FIFA. Ia menekankan bahwa kritik tanpa bukti dapat merusak integritas sistem perwasitan dan keselamatan personel yang bertugas.
"Tuduhan seperti itu sangat berbahaya dan sama sekali tidak berdasar. Kami harus melindungi integritas para wasit,"
Pernyataan itu disampaikan Collina menyusul kontroversi atas beberapa insiden yang melibatkan keputusan wasit dan penggunaan VAR selama laga tersebut.
Pembelaan atas keputusan wasit dan VAR
Collina membela tindakan wasit serta intervensi VAR pada momen-momen krusial, termasuk gol yang dianulir untuk Mesir dan keputusan untuk tidak menunjuk penalti. Menurutnya, langkah tersebut sesuai prosedur ketika wasit di lapangan tidak melihat pelanggaran secara langsung.
"Pelanggaran tetaplah pelanggaran. Jika wasit tidak melihatnya di lapangan, VAR dapat melakukan intervensi,"
Ia juga menjelaskan bahwa proses peninjauan mengikuti alur yang telah ditetapkan, yakni wasit utama berdiskusi dengan tim VAR sebelum mengambil keputusan akhir.
Kronologi singkat pertandingan
Laga berlangsung dramatis, dengan Mesir sempat memimpin dua gol sebelum Argentina membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2. Hasil itu memastikan langkah Argentina ke perempat final, sementara Mesir tersingkir meski sempat unggul lebih dahulu.
Respons dan implikasi
Pernyataan Collina muncul di tengah sorotan publik dan media terhadap standar perwasitan di turnamen besar. Ia menyerukan agar kritik diarahkan pada proses, bukan individu, dan meminta dukungan untuk perlindungan wasit.
Langkah ini memberi sinyal bahwa FIFA akan mempertahankan protokol evaluasi dan keamanan bagi petugas pertandingan. Ke depan, perhatian diperkirakan akan tetap tertuju pada penerapan VAR dan komunikasi keputusan wasit di ajang internasional.
Dengan penegasan Collina, pihak perwasitan menegaskan kembali komitmennya terhadap transparansi prosedur dan perlindungan pribadi para wasit.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Argentina vs Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026: Siapa Layak?
Argentina dan Inggris bertemu di semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, 16 Juli 2026 pukul 02.00 WIB...
Radithya Bayu Wardhana Juara U19 Jaya Raya Junior GP 2026
Radithya Bayu Wardhana juara U19 Jaya Raya Junior International GP 2026, kalahkan Boon Le Lim 21-13, 21-9 di...
Zakaria/Rahmadhani Juara U-17 Jaya Raya Junior GP 2026
Zakaria/Rahmadhani juarai U-17 Jaya Raya Junior GP 2026 usai menang 21-17, 21-16 di Jakarta; pertandingan te...
Ole Romeny Kembali ke Eredivisie, Gabung Fortuna Sittard 2026/27
Ole Romeny kembali ke Eredivisie dengan status pinjaman ke Fortuna Sittard untuk musim 2026/2027; ia berhara...
Harry Kane Ungkap Pengalaman Main Golf dengan Donald Trump
Harry Kane menceritakan pengalaman bermain golf bersama Donald Trump di Palm Beach, menjelang perempat final...
Alfie Haaland Viral: Gestur Kontroversial di Tribun VIP
Ayah Erling, Alfie Haaland, viral setelah terekam memberi gestur jari tengah di tribun VIP saat Inggris vs N...