BGN Tutup Sementara Pendaftaran Mitra MBG untuk Validasi Data
Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara pendaftaran mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) per 29 Mei 2026. Penutupan dilakukan untuk fokus pada proses validasi data nasional terhadap ribuan pengajuan agar distribusi layanan gizi lebih merata dan sesuai standar operasional.
Penutupan sementara dan alasan
BGN mengumumkan portal pendaftaran mitra ditutup sementara demi menata dan memverifikasi data pengajuan secara menyeluruh. Proses validasi berjalan secara bottom-up, dimulai dari tingkat desa hingga kabupaten, untuk memastikan kelayakan lokasi dan kapasitas mitra.
"Portal mitra sudah ditutup, dan sekarang BGN sedang melakukan validasi data. Pendataan dilakukan secara bottom-up melalui sistem mulai tingkat desa," kata Sony Sonjaya, Wakil Kepala BGN, Jumat 29 Mei 2026.
Proses verifikasi dan aturan calon mitra
Verifikasi dilakukan berlapis untuk mengecek lokasi, kapasitas, dan kesiapan fasilitas calon mitra sesuai standar MBG. BGN menegaskan calon mitra dilarang membangun dapur MBG sebelum lolos verifikasi resmi.
Seluruh pengajuan kemitraan wajib melalui portal resmi secara daring. Masyarakat yang berminat dapat mendaftar di mitra.bgn.go.id.
Jumlah dapur terverifikasi dan target nasional
Hingga pengumuman ini, secara nasional tercatat 29.400 dapur MBG telah lolos verifikasi. Dari jumlah itu, 27.900 dapur telah mulai beroperasi di lapangan.
Sony menyatakan angka tersebut sudah mendekati target nasional sebanyak 30.000 dapur MBG, yang dinilai mewakili sekitar 80 persen kebutuhan. Sisa lokasi masih menunggu validasi riil, terutama di wilayah terpencil.
Persyaratan pendaftaran dan mekanisme sistem
Calon mitra wajib melengkapi dokumen administrasi seperti data pengurus yayasan, NPWP, dan Nomor Induk Berusaha (NIB). Setelah lolos verifikasi administratif, yayasan akan memperoleh nomor ID enam digit sebelum mengajukan titik lokasi dapur.
"Di sistem itu sudah menginformasikan ketika titik lokasi dapur yang diajukan kuotanya sudah terisi. Sistem akan memberikan informasi dan ada tulisan blok merah," ujar Sony.
BGN menegaskan tidak ada biaya dalam proses pendaftaran dan verifikasi. Interaksi tatap muka hanya terjadi saat petugas melakukan survei lokasi.
Dampak dan langkah selanjutnya
Penutupan portal bersifat sementara dan dimaksudkan untuk meningkatkan akurasi data serta efektivitas pelaksanaan program MBG. Setelah tahapan validasi selesai, BGN akan membuka kembali pendaftaran untuk menuntaskan kebutuhan dapur di wilayah yang masih kosong kuota.
Pemulihan akses pendaftaran dianggap krusial agar implementasi layanan gizi mencapai target nasional dan tidak menumpuk di daerah tertentu.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...