Kelangkaan BBM Subsidi di Binjai: Partalite dan Solar Sulit Didapat
Binjai — Bahan bakar minyak subsidi jenis Partalite dan Solar menipis di sejumlah SPBU di Binjai sejak beberapa hari terakhir, memicu antrean panjang dan kekhawatiran warga. Kejadian terpantau sejak Minggu siang dan berlanjut pada Senin (13/7), khususnya di SPBU Tanah Tinggi dan SPBU Rambung.
Situasi di lapangan
Di SPBU Tanah Tinggi, Binjai Timur, stok Partalite dilaporkan kosong sejak Minggu siang. Malam harinya antrean kendaraan untuk mengisi Partalite dan Solar mengular sampai ke badan jalan.
Pantauan pada Senin sekitar pukul 14.00 menunjukkan area SPBU relatif lengang untuk kendaraan roda empat, namun antrean sepeda motor tetap mengular.
"Stok habis, tinggal merah (BBM jenis turbo),"
kata salah satu petugas sambil mengatur antrean kendaraan roda dua.
Perbedaan kondisi antaran SPBU
Di SPBU Rambung, Binjai Selatan, tidak terlihat antrean panjang pada sore hari. Petugas justru tampak membersihkan area dari debu dan sampah, sementara warga yang datang beberapa kali sejak pagi mengaku belum memperoleh stok Partalite.
"Tadi pagi dua kali aku datang, tapi belum ada. Sore ini belum ada juga,"
kata seorang warga yang kecewa.
Keterangan petugas dan komunikasi dengan Pertamina
Petugas SPBU mengaku tidak mendapat kepastian jadwal pengiriman. Beberapa menyebut adanya masalah armada atau sopir yang memengaruhi distribusi.
"Setiap hari kami beli. Tapi katanya Pertamina kekurangan armada dan sopir... katanya armada lagi dalam perawatan,"
ujar seorang petugas.
Dari komunikasi dengan contact center Pertamina melalui nomor 135, operator menyatakan bahwa ketersediaan Solar dan Pertalite di SPBU terbatas karena kuota subsidi yang diatur pemerintah. Operator menjelaskan pula bahwa antrean panjang dapat dipicu oleh kuota terbatas dan permintaan yang tinggi.
"BBM subsidi hanya diperuntukkan untuk konsumen tertentu dan pendistribusiannya diatur dalam Peraturan Presiden No.191 Tahun 2014. Beberapa faktor yang bisa menyebabkan antrean panjang antara lain kuota BBM subsidi terbatas, permintaan tinggi dari masyarakat, dan pengaturan distribusi sesuai regulasi pemerintah,"
Instruksi Pertamina dan respon lanjutan
Petugas customer service meminta wartawan untuk mengunjungi minimal dua SPBU dan melaporkan nomor SPBU serta keterangan petugas mengenai ketersediaan atau proses pengiriman bahan bakar.
Namun, komunikasi sempat terputus dan penjelasan resmi lebih lanjut belum diterima pada saat peliputan.
Penyebab yang disampaikan pihak SPBU
Humas salah satu SPBU, yang akrab disapa Pak Tepu, menyampaikan kondisi serupa. Menurutnya, terjadi kekurangan truk tangki karena banyak unit yang rusak sehingga berdampak pada pengiriman BBM subsidi ke SPBU.
"Informasi dari Pertamina, kondisi ini dikarenakan truk tangki pembawa BBM kurang, banyak yang rusak,"
Warga diminta memantau informasi resmi dari Pertamina dan menghindari pembelian berlebih agar pasokan dapat merata. Sementara itu, pihak berwenang dan operator SPBU diharapkan memberikan jadwal distribusi yang lebih jelas untuk mereduksi antrean dan kepanikan masyarakat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wali Kota Padangsidimpuan Ajak Warga Jauhi Narkoba saat Maulid Nabi
Wali Kota Padangsidimpuan hadiri Maulid Nabi di Kelurahan Timbangan, ajak warga jauhi narkoba dan perkuat ke...
Polsek Dampingi Pemakaman Balita Korban Kebakaran di Padangsidimpuan
Polsek Padangsidimpuan Hutaimbaru mendampingi pemakaman balita korban kebakaran 26 Agustus; Kapolsek imbau w...
Sumut Percepat Pendaftaran Tanah Wakaf lewat Nota Kesepahaman
Nota Kesepahaman percepat pendaftaran tanah wakaf Sumut ditandatangani 27 Agustus untuk melindungi aset waka...
RSUD Meuraxa Jalin Kerja Sama Rujukan Kesehatan dengan Dayah Thalibul Huda Bayu
RSUD Meuraxa melakukan kunjungan ke Dayah Thalibul Huda Bayu (27/8) untuk menjalin kerja sama rujukan keseha...
Donor Darah ASN dan PPPK Aceh Kumpulkan 90 Kantong
ASN dan PPPK paruh waktu Dinas Kesehatan Aceh mengumpulkan 90 kantong darah pada donor tahap III yang digela...
Semen Andalas FC Vs DPRK Aceh Besar Buka Carlos Cup 2026
Laga pembuka Carlos Cup 2026: Semen Andalas FC vs DPRK Aceh Besar FC digelar Jumat 28 Agustus 2026 di Lapang...