Warga Antusias Ikut Upacara HUT ke-81 di Istana Merdeka
Ribuan warga antusias mengikuti upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi HUT ke-81 RI di Istana Merdeka setelah pemerintah membuka kuota 8.900 tiket undangan. Pengambilan undangan berlangsung di Gedung Krida Bhakti, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Antusiasme dan pengalaman peserta
Banyak warga berebut tiket lewat mekanisme yang ketat. Proses perolehan tiket disebut menantang dan membuat beberapa calon peserta hampir menyerah.
Salah satu yang berhasil adalah Audy, pemuda asal Surabaya. Menghadiri upacara di Istana merupakan pengalaman pertamanya.
“Upacara di Istana perdana ya, kalau sebelumnya di Pemprov Jawa Timur. Jadi senang banget,”
Audy mengatakan ia sudah menyiapkan pakaian adat Jawa Tengah berupa beskap. Ia menyukai busana tradisional tersebut dan berharap tampil rapi saat upacara.
Proses pengambilan undangan
Panitia menerapkan alur yang rapi saat pengambilan undangan. Warga hanya perlu menunjukkan KTP dan email berisi barcode. Setelah itu, mereka mendapat nomor antrian.
Petugas memanggil pengunjung sesuai nomor. Selanjutnya petugas mengecek kembali KTP dan email sebelum memberikan undangan fisik.
Penilaian layanan panitia
Banyak pengambil undangan memuji pelayanan panitia yang dinilai efisien. Dhea, warga Jakarta, mengapresiasi kelancaran proses dan ketersediaan loket.
“Sangat tertib ya, masuk tertata rapi sesuai nomor urut, alurnya cepat dan banyak loket yang dibuka. Tidak ada hambatan banget, biasanya lama tetapi ini teratur dan cepat,”
Jenis undangan dan tata letak
Ada dua jenis undangan yang dibagikan. Undangan berwarna biru diperuntukkan bagi peserta upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi. Sementara undangan berwarna cokelat khusus untuk penurunan bendera pusaka.
Dengan mekanisme pengambilan yang teratur dan kuota terbatas, panitia berupaya memastikan proses berjalan aman dan efisien. Hal ini memberi kesempatan kepada masyarakat untuk turut menyaksikan momen peringatan kemerdekaan secara langsung di Istana Merdeka.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...