3 Peringatan pada 20 September 2026: Kebersihan, Olahraga, dan NFT
20 September 2026 menandai tiga peringatan penting: World Cleanup Day yang diakui PBB, International Day of University Sport hasil kerja sama FISU-UNESCO, dan peringatan komunitas International NFT Day. Ketiganya berbeda latar dan tujuan, namun sama-sama mengajak aksi pada isu lingkungan, kesehatan kampus, dan inovasi digital.
World Cleanup Day: fokus pada sampah makanan
World Cleanup Day jatuh setiap 20 September dan telah ditetapkan oleh PBB melalui Resolusi Majelis Umum 78/122 yang disahkan pada 8 Desember 2023. Peringatan ini mendorong aksi kolektif untuk mengurangi sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
Pada 2026, tema yang diangkat adalah From Clean Plates to Clean Cities. Tema itu mengaitkan pengurangan sampah makanan dengan upaya menjadikan kota lebih bersih. Pelibatan masyarakat diarahkan pada pengurangan pemborosan makanan dan pengelolaan sisa organik secara bertanggung jawab.
Data UNEP mencatat sekitar 1,05 miliar ton makanan terbuang secara global pada 2022, atau sekitar 19 persen dari makanan yang tersedia bagi konsumen. Karena itu, kampanye tidak hanya berfokus pada aksi bersih-bersih, tetapi juga perubahan kebiasaan konsumsi.
International Day of University Sport: integrasi olahraga dan pendidikan tinggi
Selain isu lingkungan, 20 September juga diperingati sebagai International Day of University Sport. Hari ini lahir dari kerja sama Federasi Olahraga Universitas Internasional (FISU) dan UNESCO, dan pertama kali dirayakan resmi pada 2016.
Olahraga di lingkungan kampus dilihat tidak sekadar kompetisi. Kegiatan ini penting untuk kebugaran, interaksi sosial, dan membangun semangat komunitas mahasiswa. Pemilihan tanggal berkaitan dengan awal periode akademik di banyak negara.
Sekolah tinggi didorong menyediakan ruang lebih luas bagi kegiatan olahraga, mulai dari pertandingan hingga program kebugaran yang melibatkan mahasiswa lintas fakultas.
International NFT Day: perayaan komunitas teknologi
Berbeda dengan dua peringatan di atas, International NFT Day lahir dari komunitas digital, bukan keputusan PBB. Tanggal 20 September dipilih untuk mengenang pengajuan rancangan ERC-721 oleh Dieter Shirley pada 20 September 2017, yang menjadi tonggak standar NFT di jaringan Ethereum.
Sejak 2022 komunitas mulai merayakan hari ini sebagai momentum refleksi terhadap perkembangan NFT. Teknologi blockchain yang mendasari NFT mencatat kepemilikan dan keunikan aset digital, yang kini digunakan pada seni digital, koleksi, dan permainan.
Ketiga peringatan pada 20 September menunjukkan ragam isu global: dari praktik sehari-hari terkait makanan, gaya hidup kampus yang sehat, hingga inovasi digital. Masing-masing mendorong tindakan praktis yang dapat dimulai dari individu, institusi, maupun komunitas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
TNI Run 2026: 81 Ribu Peserta Ikuti Lari Serentak
TNI Run 2026 digelar serentak 20 September dengan 81.000 peserta nasional dan 15.000 pelari di Monas sebagai...
Ragunan Beri Pengayaan Pakan Khusus untuk Gorila Komu
Taman Margasatwa Ragunan beri pengayaan pakan berbentuk tabung berguling untuk gorila Komu pada HUT ke-162,...
Tambang Ilegal Tersebar, Penindakan Pemerintah Perlu Diperkuat
Rizal Kasli (PERHAPI) mengatakan tambang ilegal tersebar dari Aceh hingga Papua; penindakan dan pengawasan h...
Antusiasme Peserta Warnai TNI Run 2026 di Monas
TNI Run 2026 di Monas digelar 20 September 2026 untuk HUT ke-81 TNI, diikuti pelari 5K dan 10K dari berbagai...
TNI Run: Transjakarta Modifikasi 9 Rute, Cek Pengalihan Hari Ini
Transjakarta modifikasi sembilan rute pada Minggu 20 Sep 2026 akibat rekayasa lalu lintas Monas–Bundaran HI;...
Indonesia dan WIPO Jajaki Perlindungan Budaya Tradisional
Fadli Zon bertemu Direktur Jenderal WIPO di Jenewa untuk menjajaki kerja sama teknis melindungi pengetahuan...