Olahraga

Trimulia ke Final DBL West Java-East 2026 usai Menang 56-52

Bagikan:
SMA Trimulia merayakan kemenangan atas SMAN 2 Bandung di Honda DBL 2026

SMA Trimulia Bandung memastikan tiket final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East setelah menundukkan SMAN 2 Bandung (Charets) dengan skor 56-52 pada laga semifinal. Pertandingan berlangsung ketat: Trimulia sempat tertinggal hingga 14 poin, namun berhasil membalikkan keadaan di kuarter keempat menjelang lima menit terakhir.

Jalannya pertandingan

Sejak menit awal Trimulia kerap berada di posisi tertinggal dan selalu memasuki kuarter berikutnya dalam kondisi tertinggal. Meski begitu, tim tetap sabar dan perlahan memangkas jarak.

Perubahan signifikan terjadi pada kuarter keempat. Saat pertandingan menyisakan sekitar lima menit, Hayden Matthew Pranolo mencetak tembakan dua angka yang membawa Trimulia berbalik memimpin. Charets sempat merespons dan kembali unggul, tetapi Trimulia segera menjawab dengan serangkaian poin.

Tim kota Bandung itu mencetak enam poin beruntun tanpa balasan dan mempertahankan momentum hingga akhir, sehingga Charets tak mampu mengejar skor sampai bubaran.

Kontribusi pemain

Beberapa pemain kunci memberi andil besar dalam kebangkitan Trimulia. Hayden tampil produktif dengan catatan 10 poin dan delapan rebound. Dua pemain kembar tim, Darren dan Darrel, juga berkontribusi signifikan.

Darren mengemas 15 poin dan empat rebound, sementara Darrel Keagan Tanuwijaya menyumbang 14 poin dan enam assist. Kombinasi skor dan distribusi bola ini membantu Trimulia menjaga kontrol permainan pada menit-menit akhir.

Statistik dan kunci kemenangan

Trimulia unggul dalam perebutan bola ofensif dengan mencatat 39 rebound ofensif. Di sisi lain, Charets membukukan 40 rebound defensif. Perbedaan agresivitas di area gelandang dan papan menjadi faktor penentu.

Gimnya ketat banget. Aku sama teman-teman juga nggak mau kalah. Terus tim lawan juga nggak mau kalah. Beruntungnya kita sabar dan dapat momentum yang bikin kita bisa membalikkan keadaan,

— Hayden Matthew Pranolo

Hari ini kita mainnya hustle banget. Defense kita jauh lebih baik dari sebelumnya. Mungkin itu yang bikin kita beda dari gim-gim sebelumnya,

— Hayden Matthew Pranolo

Lolos ke final dan catatan sejarah

Kemenangan ini mengembalikan Trimulia ke partai final. Tim putra Trimulia terakhir kali tampil di final pada musim 2024. Dengan hasil ini, mereka kini menanti lawan yang akan dihadapi pada laga puncak turnamen.

Keberhasilan membalikkan defisit besar dan menang di menit krusial menunjukkan perbaikan di sisi pertahanan dan mental bertanding. Trimulia akan mempersiapkan diri untuk menghadapi final yang dijadwalkan berikutnya di ajang DBL West Java-East 2026.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait